Bongkar Strategi Nine Box Grid di Indramayu: Cara Lucky Hakim Saring Birokrat Kotak 9, Bebas Titipan Politik?

Bupati-Lucky-Hakim-Uji-Kompetensi-ASN
Bupati Indramayu Lucky Hakim uji kompetensi ASN Nine Box Grid. Foto: Humas Pemkab Indramayu

CIREBONINSIDER.COM – Tuntutan publik di wilayah eks-Keresidenan Cirebon (Ciayumajakuning) terhadap transparansi dan akselerasi kinerja pemerintahan daerah kian mencapai titik kulminasi.

Merespons urgensi sosial tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu mengambil langkah berani dengan merombak total instrumen pengisian jabatan strategis.

Dinamika baru ini menandai berakhirnya era penempatan pejabat yang sekadar bersandar pada kedekatan personal atau transaksional pasca-Pilkada.

Baca Juga:Adopsi Teknologi Arkansas, Indramayu Targetkan Panen 10 Ton Per Hektar Lewat Pertanian Modern PM-AASIroni di Balik Status Lumbung Padi, Petani Indramayu Terjerat ‘Guremisasi’ Lahan 0,4 Hektar

​Bupati Indramayu, Lucky Hakim, secara resmi membuka Uji Kompetensi Teknis (Ujikom) bagi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dan Jabatan Administrator. Agenda krusial ini digelar di Ruang Ki Tinggil, Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu, pada Senin (18/5/2026).

Melalui evaluasi ini, Pemkab Indramayu menegaskan bahwa birokrasi modern tidak boleh lagi dijalankan dengan pola manajemen konvensional yang monoton.

​Namun, apa yang membuat pelaksanaan ujikom kali ini memicu perbincangan hangat di kalangan pengamat kebijakan publik Pantura?

Jawabannya terletak pada penerapan sistem merit yang ketat dengan menggunakan instrumen mutakhir: metode Nine Box Grid. Instrumen ini bertindak sebagai filter ilmiah guna memetakan sekaligus menyaring elit birokrasi dari intervensi luar.

​Sistem Merit dan Kotak 9: Membangun Tameng Profesionalitas

​Landasan hukum perombakan ini bertumpu pada amanat regulasi yang kokoh, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Peraturan Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2020 tentang Manajemen Talenta ASN. Dengan payung hukum tersebut, subjektivitas dalam promosi jabatan ditekan hingga titik terendah.

​Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indramayu, Muhammad Zaenal Muttaqin, memaparkan bahwa para birokrat yang berhak mengikuti tahapan pembuatan makalah dan wawancara ini merupakan figur-figur pilihan. Mereka telah lolos penyaringan ketat berdasarkan rekam jejak objektif.

​”Para peserta yang hadir merupakan ASN terpilih hasil pemetaan talenta menggunakan metode Nine Box Grid. Ini adalah instrumen manajemen SDM modern yang mengukur aparatur berdasarkan dua dimensi utama secara simultan, yakni tingkat kinerja riil dan potensi pengembangan masa depan,” urai Zaenal tegas.

Baca Juga:Drama 'Meja Kosong' di Pendopo Indramayu, Lucky Hakim Tolak Donasi Koin, Desak Massa Perbaiki Fasilitas PublikDarurat Indramayu: Makom Albab Desak Bupati Lucky Hakim Sikat Habis Sindikat Miras dan Benahi Sampah

​Dalam tata kelola talenta korporasi dan pemerintahan modern, Kotak 9 (Box 9) merupakan kasta tertinggi yang sering disebut sebagai top talent atau ‘star’.

0 Komentar