​Bukan Cuma Gedung Baru! Lucky Hakim Sidak RSUD MA Sentot Patrol, Soroti Kecepatan Layanan IGD

Bupati-Indramayu-Lucky-Hakim
​Bupati Indramayu Lucky Hakim berdialog dengan nakes dan pasien saat meninjau fasilitas pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD MA Sentot Patrol. Foto: Istimewa/Doc Pemkab Indramayu 

​CIREBONINSIDER.COM — Fasilitas fisik yang megah tak akan ada artinya jika tidak diimbangi dengan pelayanan medis yang responsif dan manusiawi. Pesan mendasar tersebut ditegaskan Bupati Indramayu, Lucky Hakim, saat melakukan inspeksi mendadak ke RSUD MA Sentot Patrol.

​Didampingi Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Kepala Dinas Kesehatan dr. Wawan Ridwan, serta jajaran manajemen rumah sakit, Lucky Hakim merangsek langsung ke gardu terdepan pelayanan medis: Instalasi Gawat Darurat (IGD).

​Di ruang IGD, Lucky tak sekadar melintas formalitas. Ia menyapa, mendengarkan keluhan pasien, sekaligus berdialog intensif dengan tim dokter dan perawat yang sedang bertugas mendampingi masyarakat di gardu evakuasi medis.

Baca Juga:Resmi Dialihkan ke Jabar, RSUD Pantura M.A. Sentot Patrol Bakal Disulap KDM Jadi Pusat Rujukan 3 KabupatenSinyal Darurat RSUD M.A. Sentot Patrol: Di Balik Hibah Aset ke Pemprov Jabar dan Merosotnya Kunjungan Pasien

​Ia kemudian menyisir sejumlah sarana dan prasarana penunjang, termasuk gedung baru yang dibangun dengan konsep lebih representatif. Namun, fokus utamanya bukan pada keindahan bangunan, melainkan pada kejelasan dan kecepatan standar operasional layanan.

​Lucky menegaskan bahwa RSUD MA Sentot Patrol memiliki posisi strategis sebagai benteng utama pertahanan kesehatan masyarakat di kawasan Pantura dan Indramayu Barat. Oleh karena itu, percepatan penanganan serta kenyamanan pasien wajib menjadi standar tanpa kompromi.

​”Kita ingin memastikan pelayanan kesehatan di Indramayu terus berjalan dengan baik. Fasilitas yang sudah tersedia harus dimanfaatkan secara optimal dan terus ditingkatkan, sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, nyaman, dan berkualitas,” ujar Lucky Hakim di sela-sela peninjauan.

​Menurutnya, rumah sakit sebagai fasilitas publik tidak boleh membiarkan pasien terjebak dalam prosedur birokrasi yang lambat. Keselamatan jiwa dan kenyamanan warga harus selalu ditempatkan di posisi paling atas.

​Selain mengevaluasi kesiapan fasilitas pendukung, Bupati Indramayu turut memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh tenaga medis atas dedikasi mereka. Pemkab Indramayu berkomitmen akan terus menyokong pemenuhan fasilitas dan regulasi agar mutu kesehatan daerah semakin berdaya saing dan dirasakan nyata oleh seluruh lapisan masyarakat.(*)

0 Komentar