CIREBONINSIDER.COM - Sesi rapat kerja Komite IV DPD RI pada Senin (14/9/2026) siang mendadak terhenti. Purbaya Yudhi Sadewa, yang sedang memaparkan materi di hadapan anggota DPD, terpaksa menghentikan pembicaraannya. Telepon darurat dari Mensesneg meminta sang Menteri Keuangan segera merapat ke Istana Presiden.
Hanya dalam hitungan jam, teka-teki pemanggilan itu terjawab. Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia di Istana Negara sekitar pukul 15.00 WIB.
Detik-Detik Reshuffle Mendadak di Tengah Rapat
Proses pergantian nakhoda di Kementerian Keuangan ini berlangsung cepat dan mengejutkan publik. Hingga tengah hari, Purbaya masih menjalankan tugas konstitusionalnya tanpa menunjukkan tanda-tanda bakal terkena reshuffle.
Baca Juga:Taktik Baru Menkeu Purbaya, Sebar 'Intel' Internal Kawal APBN ke Sektor RiilInvestasi Rp3,8 Triliun APBN, Menkeu Purbaya Kunci Anggaran Sekolah Rakyat Prabowo
Ketua Komite IV DPD RI, Ahmad Nawardi, mengonfirmasi bahwa pimpinan rapat terpaksa memotong sesi jawaban Purbaya setelah menerima pemberitahuan langsung dari pihak Istana. Purbaya yang tak memegang ponsel saat berbicara langsung menyela agendanya untuk bergegas pergi.
Meski terbilang mendadak, Nawardi mengaku sempat mencium indikasi perubahan ini. Sinyal tersebut terlihat dari absennya Purbaya di berbagai forum ekonomi strategis dunia, seperti pertemuan menteri keuangan G20 dan BRICS. Kala itu, Purbaya beralasan harus tetap berada di dalam negeri untuk mengawal pembahasan anggaran bersama DPR RI.
Sepak Terjang Suahasil Nazara: Dari Guru Besar UI Hingga Bendahara Negara
Penunjukan Suahasil Nazara menandai estafet kepemimpinan yang berakar kuat pada teknokrasi. Ia bukan sosok baru di Gedung Lapangan Banteng. Perjalanannya membangun fondasi ekonomi nasional telah teruji lewat rekam jejak panjang di dunia akademis dan birokrasi.
Suahasil meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia pada 1994, lalu menyabet Master of Science dari Cornell University pada 1997, hingga merengkuh gelar Doctor of Philosophy dari University of Illinois pada 2003. Keahliannya di bidang ekonomi membawanya dikukuhkan sebagai Guru Besar FEB UI pada 2009, setelah sebelumnya sempat memimpin Lembaga Demografi UI.
Karier birokrasi Suahasil menanjak secara konsisten. Ia pernah dipercaya sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal pada 2016. Sejak 2019 hingga 2026, ia bertugas sebagai Wakil Menteri Keuangan mendampingi Sri Mulyani hingga masa transisi pemerintahan.
