Didominasi 498 Tenaga Teknis, 777 PPPK Kota Cirebon Resmi Bertugas: Siap Genjot Layanan Warga?

Wakil-Wali-Kota-Cirebon-Siti-Farida-Rosmawati
Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati menutup orientasi 777 PPPK Formasi 2024 Kota Cirebon. Foto: Istimewa/Doc Pemkot Cirebon 

​CIREBONINSIDER.COM — Postur birokrasi Pemerintah Kota Cirebon resmi mendapat suntikan amunisi baru. Sebanyak 777 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun 2024 resmi menyelesaikan pembekalan dan siap diterjunkan ke lapangan.

​Penutupan orientasi secara virtual tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, pada Kamis (10/9/2026).

​Menariknya, komposisi kelulusan kali ini tak lagi hanya berpusat pada sektor guru dan tenaga kesehatan. Dari total 777 personel, porsi terbesar justru didominasi oleh 498 tenaga teknis. Sementara itu, sektor pendidikan diperkuat 172 orang dan sektor kesehatan diisi 107 personel.

Baca Juga:DPR Beri Deadline Kemenag 2 Minggu: Tuntaskan Status PPPK 630 Ribu Guru Madrasah!Nasib Guru Honorer 'Lama' Terjepit Cepatnya Rekrutmen PPPK Program MBG

​Dominasi ratusan tenaga teknis ini menjadi sinyal kuat arah kebijakan Pemkot Cirebon. Pemerintah daerah tampak berfokus menggenjot efisiensi operasional dinas, mempercepat digitalisasi sistem, serta memangkas lambannya jalur perizinan dan layanan warga.

​Namun, Wakil Wali Kota memberi peringatan tegas. Pembekalan etika selama empat hari secara virtual bukanlah jaminan instan untuk melahirkan aparatur yang ideal.

​”Waktu empat hari tentu tidak serta-merta menjadikan kita aparatur yang ideal. Orientasi ini adalah dasar pemahaman. Ujian sesungguhnya ada ketika mengimplementasikan apa yang dipelajari dan berhadapan langsung dengan dinamika masyarakat,” tegas Siti Farida.

​Ia mengingatkan, kecakapan teknis tidak akan banyak membantu jika tidak dilandasi integritas dan akuntabilitas. Etika ASN bukan sekadar formalitas administratif di atas kertas, melainkan fondasi utama untuk merebut kembali kepercayaan publik.

​”Keahlian teknis saja tidak cukup. Tanpa integritas, kemampuan yang kita miliki bisa kehilangan arah. Begitu juga tanpa akuntabilitas dan netralitas, kebijakan pemerintah akan sulit mendapatkan kepercayaan masyarakat,” tambahnya.

​Usai penutupan orientasi ini, seluruh PPPK baru langsung disebar ke perangkat daerah masing-masing. Publik Kota Cirebon kini menanti bukti konkret: apakah hadirnya 498 tenaga teknis baru ini benar-benar mampu mempercepat respons aduan dan memperbaiki kualitas pelayanan publik di lapangan.(*)

0 Komentar