Cetak Biru Kerja Sama Bilateral
Wali Kota Zhanjiang, Li Yongyi, menilai Indonesia sebagai mitra paling vital. Kolaborasi antara Guangdong (Fenyong) ASEAN Industrial Park dan Wiraraja Madura disiapkan menjadi cetak biru (blueprint) hubungan ekonomi kedua negara.
Hubungan ekonomi kedua pihak memang terus melesat tajam. Nilai perdagangan Zhanjiang dan Indonesia melonjak 6,3 persen hingga menyentuh angka 2,461 miliar yuan. Tak hanya itu, sebanyak 8 perusahaan asal Zhanjiang telah menancapkan 12 proyek investasi bernilai USD 370 juta di Indonesia, yang diimbangi pula oleh masuknya 6 perusahaan Indonesia ke Zhanjiang.
Juru Bicara Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto, menambahkan bahwa kerja sama ini akan menjadi motor penggerak baru bagi kawasan timur Indonesia.
Baca Juga:Industri Butuh 100 Ribu Ton Garam, Petambak Justru 'Sekarat' Diteror SLIKTekan Rugi Pascapanen, Cara FAO Boyong Petani Jawa Barat Bedah Industri Mangga Filipina
”Ini langkah konkret mendorong investasi berkualitas dan membuka lebih banyak lapangan kerja baru, khususnya bagi masyarakat Madura dan sekitarnya,” pungkas Haryo.(*)
