Perjuangan 1 Jam Menembus Asap Pekat dan Angin Pesisir
Menerima laporan darurat pukul 13.20 WIB, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Indramayu bergerak cepat. Sebanyak 11 personel gabungan dari Markas Komando dan Pos Damkar Jatibarang diterjunkan ke lokasi.
Tim Damkar meluncur bersama lima armada tempur—tiga unit mobil damkar dan dua armada bantuan dari Kodim.
Di lapangan, petugas harus berpacu dengan waktu dalam kondisi ekstrem. Kepulan asap hitam yang meracuni udara dan terpaan angin laut yang kencang membuat api terus berkobar agresif.
Baca Juga:Duet KNMP dan Koperasi Merah Putih, Strategi Baru Pemerintah Perkuat Daya Saing Nelayan WakatobiKabar Gembira Nelayan Indramayu: Menkop Siapkan 4 Titik SPBUN dan Kawasan Industri Besar
”Dalam proses penanganan kebakaran, petugas menghadapi kendala berupa kepulan asap tebal dan embusan angin kencang yang membuat api cepat membesar,” ujar Kabid Damkar Satpol PP dan Damkar Indramayu, Jajat Wibisono.
Bahu-membahu bersama personel TNI, Babinsa, dan warga lokal, kobaran api akhirnya berhasil dijinakkan dalam waktu satu jam. Respon cepat ini sukses menyelamatkan puluhan kapal lain yang tertambat rapat di sepanjang Pelabuhan Karangsong.
Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Hingga kini, lokasi kejadian masih dipasangi garis polisi untuk olah TKP lanjutan guna memastikan penyebab pasti munculnya percikan api.(*)
