Harga Pangan Melonjak? Ini 4 Langkah Darurat Pemkot Cirebon Tahan Inflasi 3,01 Persen

High-Level-Meeting-TPID-TP2DD-Ciayumajakuning
Suasana High Level Meeting TPID dan TP2DD se-Ciayumajakuning 2026 di Cirebon untuk pengendalian inflasi daerah. Foto: Doc Pemkot Cirebon

​4 Pilar Penjaga Stabilitas Ekonomi Daerah

​Pengendalian ekonomi Ciayumajakuning kini ditopang oleh empat langkah konkret di lapangan:

Pertama, ​Menjaga Keterjangkauan Harga: Penetrasi langsung MOL PANGLING dan Operasi Pasar hadir memicu stabilitas daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi bulanan.

Kedua, ​Memastikan Ketersediaan Pasokan: Penyerahan bantuan sarana dan prasarana kepada kelompok tani dikencangkan guna mengamankan kapasitas produksi lokal dari hulu.

Baca Juga:​Lawan Stunting dan Inflasi, DKPP Cirebon Tebar Pangan Murah dan Protein Pesisir​Banting Harga di Kebon Pelok! Pemkot Cirebon Gempur Inflasi Lewat Pangan Murah Ke-21

Ketiga, ​Melancarkan Distribusi Logistik: Penguatan skema KAD lintas wilayah difokuskan untuk mencegah hambatan pasokan menjelang potensi cuaca ekstrem dan momen Hari Besar Keagamaan Nasional.

Keempat,n​Mengakselerasi Digitalisasi Daerah: Optimalisasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) mendorong transparansi tata kelola keuangan sekaligus mempermudah akses transaksi non-tunai bagi publik.

​Transformasi Digital dan Tantangan Musiman Akhir Tahun

​Memasuki paruh kedua 2026, ketahanan rantai pasok dibarengi dengan percepatan digitalisasi transaksi daerah. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Wihujeng Ayu Rengganis, menekankan pentingnya sinergi terintegrasi antar-wilayah.

​”Tantangan stabilitas harga, ketahanan pangan, dan transformasi digital tidak dapat diselesaikan oleh satu daerah saja, sehingga membutuhkan sinergi dan langkah yang terintegrasi,” terang Wihujeng.

​Ia menambahkan bahwa perluasan digitalisasi bukan sekadar adopsi teknologi, melainkan fondasi tata kelola yang berdampak langsung ke publik.

​”Digitalisasi bukan hanya soal penggunaan teknologi, tetapi bagaimana teknologi tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pemerintah daerah,” pungkasnya.(*)

0 Komentar