CIREBONINSIDER.COM – Isyarat perombakan kabinet akhirnya terbukti. Purbaya Yudhi Sadewa resmi menyerahkan kursi Menteri Keuangan kepada Suahasil Nazara dalam prosesi serah terima jabatan di Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (15/9/2026).
Purbaya legawa. Ia mengaku sudah memperkirakan manuver politik tersebut jauh sebelum Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026 diterbitkan Presiden Prabowo Subianto.
Kalkulasi Logis di Balik Reshuffle
Purbaya menegaskan keputusannya menerima realita pencopotan bukan didasari firasat emosional, melainkan kalkulasi objektif. Sejak beberapa waktu terakhir, ia sudah mengukur peluang bertahan atau diganti berada di titik seimbang 50:50.
Baca Juga:Drama Panggilan Istana Potong Rapat DPD, Suahasil Nazara Resmi Gantikan Purbaya Jadi MenkeuPasar Sambut Menkeu Baru, Saham Bank Jumbo Langsung Meroket Usai Reshuffle Kabinet
Purbaya menepis isu adanya perselisihan internal di Lapangan Banteng maupun ketidakharmonisan arah kebijakan dengan Presiden Prabowo Subianto. Bagi Purbaya, perombakan ini murni hak prerogatif presiden yang menilai masa pengabdian satu tahunnya—sejak menggantikan Sri Mulyani pada September 2025—sudah cukup.
”Baru dipecat. Masa jadi menteri lagi,” seloroh Purbaya santai saat ditanya peluang kembali masuk birokrasi.
Peta Baru Bendahara Negara
Prosesi sertijab yang berlangsung sejak pukul 10.30 WIB itu dipenuhi deretan tokoh kunci fiskal dan moneter nasional. Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti hadir bersama Deputi Gubernur BI Thomas Djiwandono dan Ketua DK LPS Anggito Abimanyu. Dari lini parlemen dan kabinet, tampak Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun, Wakil Ketua Banggar DPR Muhidin Mohamad Said, serta Wamenko Polkam Lodewijk F. Paulus.
Dalam perpisahannya, Purbaya memilih enggan membacakan teks pidato formal yang telah disiapkan timnya.
”Dulu waktu datang saya boleh bicara panjang untuk ciptakan optimisme. Kalau sekarang, saya serahkan ke Pak Suahasil saja ke depannya,” tegas Purbaya singkat.
Estafet kepemimpinan kini resmi berada di tangan Suahasil Nazara, teknokrat senior yang sebelumnya mengemban amanat sebagai Wakil Menteri Keuangan. Pasar dan pelaku industri kini menanti arah kebijakan fiskal Suahasil dalam menjaga stabilitas makroekonomi serta merumuskan strategi pendapatan negara di tengah dinamika global.(*)
