CIREBONINSIDER.COM – Langkah agresif Bank Indonesia menaikkan BI Rate menjadi 5,50% langsung memantik peta persaingan baru di industri perbankan nasional. Kebijakan ini resmi mengerek Deposit Facility ke level 3,75% dan Lending Facility hingga 5,50%.
Efek dominonya instan. Perang perebutan dana nasabah pecah. Namun, respons yang ditunjukkan kelompok bank konvensional dan bank digital berbanding terbalik.
Bank Raksasa Bertahan di Bunga Minimum
Deretan bank konvensional besar—baik kelompok Himbara maupun swasta raksasa—memilih bergeming. Bunga tabungan reguler ditahan pada kisaran minim, 0,5% hingga 1% per tahun. Imbal hasil yang kecil ini bahkan rawan tergerus biaya administrasi bulanan.
Baca Juga:Suku Bunga Mekaar Anjlok 8 Persen, Wirausaha Perempuan Kuasai Rp201 Triliun KUR 2026Bunga Deposito Bank BUMN ‘Dingin’ saat Pasar Panas, Taktik Amankan Uang dari Badai Global
– BRI (Simpedes & BritAma): Menawarkan bunga 0,5% sampai 1% per tahun. Setoran awal dan saldo minimum berkisar Rp50.000 hingga Rp100.000, dengan beban biaya admin Rp5.000 hingga Rp12.500 per bulan.
– BCA (Tahapan & Tapres): Memasang bunga 0,5% hingga 1% per tahun. Saldo minimum mulai dari Rp5.000 hingga Rp5.000.000, dipatok biaya admin Rp15.000 per bulan.
– Bank Mandiri (Tabungan Rupiah & NOW): Memberikan bunga stabil di angka 0,5% per tahun. Ketentuan saldo minimum Rp25.000 sampai Rp100.000, dipotong biaya admin Rp5.000 hingga Rp12.500 per bulan.
– BNI (Taplus): Mengunduh bunga 0,5% per tahun dengan saldo minimum Rp50.000 dan biaya admin Rp5.000 hingga Rp12.500 per bulan.
– Pengecualian Khusus: CIMB Niaga lewat produk Tabungan Mapan tampil beda dibanding deretan bank konvensional lain, berani menawarkan bunga hingga 4,75% per tahun.
Bank Digital Gaspol Tebar Bunga Tinggi
Berbeda arah, bank berbasis aplikasi bergerak cepat memanfaatkan kenaikan suku bunga acuan. Mereka menyenggol pasar dengan tawaran bunga tinggi, tanpa beban biaya harian, dan tanpa batasan saldo minimum.
– Bank Neo Commerce: Menjadi pemimpin pasar dengan bunga tabungan mencapai 5% hingga 6% per tahun. Nilai tambah utamanya ada pada sistem kalkulasi bunga harian dan bebas biaya admin.
Baca Juga:LPS Dobrak Tembok Literasi Keuangan Lampung, Targetkan Tabungan Warga AmanAwas Terkecoh Bunga Tinggi! LPS Buka Rahasia Pilih Bank Aman
– Jenius dari BTPN: Menawarkan imbal hasil 4% hingga 5% per tahun, diperkuat fitur alokasi dana Dream Saver serta kemudahan transaksi multi-mata uang.
– SeaBank: Merespons langsung kenaikan BI Rate dengan mengerek bunga tabungan dari 2,5% menjadi 3,5% per tahun, lengkap dengan integrasi penuh ke ekosistem Shopee dan bonus cashback.
