CIREBONINSIDER.COM – Menghadapi keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Indramayu memilih langkah taktis dalam akselerasi pembangunan infrastruktur.
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menegaskan bahwa pemulihan akses mobilitas warga kini bertumpu pada skala prioritas yang ketat, terukur, dan berkelanjutan. Langkah taktis tersebut dipantau langsung oleh Lucky Hakim saat melakukan peninjauan ke sejumlah titik proyek betonisasi jalan kabupaten pada Senin, 22 Juni 2026.
Turunnya orang nomor satu di Indramayu ke lapangan ini guna memastikan realisasi fisik proyek berjalan presisi sesuai target spesifikasi.
Baca Juga:Tancap Gas! Pemkab Cirebon Kucurkan Anggaran Betonisasi 23 Ruas Jalan, Cek Jalur AndaBetonisasi Jalan Cirebon Timur Digenjot, Anggaran 2026 Melonjak ke Rp208 M
”Idealnya semua orang ingin jalan yang mulus, halus, dan terang secara instan. Namun karena kemampuan anggaran kita terbatas, strategi yang diambil adalah mendahulukannya secara bertahap. Perbaikan badan jalan menjadi prioritas utama saat ini, disusul drainase dan lampu penerangan,” ujar Lucky Hakim di sela-sela peninjauan.
Putus “Kutukan” Dua Dekade Jalan Rusak
Salah satu titik krusial yang ditinjau adalah Ruas Jalan Lintas Desa Sudikampiran–Gadingan di Kecamatan Sliyeg. Jalur interkoneksi ini menjadi potret nyata dari urgensi pembenahan infrastruktur di bawah kepemimpinan Lucky Hakim.
Camat Sliyeg, Opik Hidayat, mengungkapkan fakta mencengangkan bahwa jalur penghubung antar-desa tersebut sudah hampir dua dekade minim sentuhan pemeliharaan mendasar.
”Jalan Sudikampiran–Gadingan ini sudah lama tidak mendapatkan perbaikan menyeluruh, ada sekitar 15 sampai 20 tahun. Baru pada tahun anggaran 2026 ini, jalan tersebut ditingkatkan spesifikasinya menggunakan konstruksi beton,” jelas Opik.
Saat ini, proyek sepanjang 1,4 kilometer tersebut telah berhasil merampungkan progres fisik sekitar 760 meter. Antusiasme warga setempat bahkan terlihat dari kerelaan mereka membantu kelancaran pekerja di lapangan agar proyek selesai tepat waktu tanpa kendala berarti.
Siasat Dua Gelombang Infrastruktur Pemkab Indramayu
Demi menyiasati keterbatasan ruang fiskal daerah tanpa menghentikan roda pembangunan, Pemkab Indramayu memformulasikan seluruh proyek infrastruktur jalan tahun ini ke dalam dua gelombang besar.
Pada gelombang pertama yang bergulir sepanjang periode Juni hingga Agustus 2026, fokus utama diarahkan pada jalur logistik dan interkoneksi kecamatan yang memiliki urgensi ekonomi tinggi.
