Siasat Lucky Hakim Urai Kemacetan APBD Indramayu: Proyek Jalan Kabupaten Kini Dibagi Dua Gelombang

Bupati-Indramayu-Lucky-Hakim
Bupati Indramayu Lucky Hakim (kanan) didampingi Camat Indramayu Dulyono (tengah) saat meninjau langsung dan berdialog dengan warga di lokasi proyek infrastruktur jalan, Senin (22/6/2026). Foto: Istimewa/ Doc Pemkab Indramayu

Setelah itu, pembangunan akan dilanjutkan pada gelombang kedua yang dijadwalkan pada November hingga Desember 2026, dengan menitikberatkan pada jalur-jalur sirip dan pemerataan wilayah pinggiran.

​Selain di Kecamatan Sliyeg, beberapa titik vital yang masuk dalam radar pembenahan APBD pada gelombang pertama ini meliputi Jalan Talang Tembaga di Kelurahan Margadadi, Kecamatan Indramayu. Di lokasi ini, Bupati Lucky yang didampingi Camat Indramayu Dulyono memantau langsung kombinasi pengecoran jalan dan normalisasi drainase perkotaan.

​Pembenahan juga menyasar Ruas Simpang Gadingan–Segeran sebagai jalur urat nadi ekonomi, serta Jalan Blok Pilang di Desa Sudimampir, Kecamatan Balongan, yang terkoneksi langsung hingga Desa Tinumpuk di Kecamatan Juntinyuat sebagai jalur penyangga kawasan pesisir.

Baca Juga:Tancap Gas! Pemkab Cirebon Kucurkan Anggaran Betonisasi 23 Ruas Jalan, Cek Jalur Anda​Betonisasi Jalan Cirebon Timur Digenjot, Anggaran 2026 Melonjak ke Rp208 M

​Dampak Langsung dan Janji Jangka Panjang

​Respons positif langsung mengalir dari warga yang saban hari mengandalkan jalur-jalur tersebut. Ahmad Solihin, warga Kelurahan Margadadi, menyebut perbaikan di Jalan Talang Tembaga langsung terasa dampaknya untuk aktivitas harian, terutama akses menuju tempat ibadah yang kini jauh lebih lancar.

Senada, Bredi, warga Desa Gadingan, mengapresiasi transformasi jalan di desanya yang kini jauh lebih kokoh, rata, dan nyaman.

​Menutup rangkaian peninjauannya, Bupati Lucky Hakim meminta masyarakat yang wilayahnya belum tersentuh proyek tahun ini untuk tetap bersabar dan kondusif. Pemerintah daerah berkomitmen skema pemerataan infrastruktur akan terus bergulir pada tahun-tahun anggaran berikutnya.

​”Untuk fasilitas pelengkap seperti lampu penerangan jalan (PJU), kami upayakan masuk secara bertahap pada akhir 2027 atau awal 2028. Komitmen kita adalah pembangunan yang berkelanjutan dan berumur panjang, bukan sekadar proyek kosmetik,” pungkas Lucky.(*)

0 Komentar