CIREBONINSIDER.COM — Aroma pesta juara BRI Super League 2025/2026 sudah tercium menyengat di seantero Kota Kembang. Namun, di dalam ruang ganti Persib Bandung, atmosfernya justru berbanding terbalik.
Pelatih Bojan Hodak bergerak cepat meredam keras euforia prematur yang mulai menjangkiti publik sepak bola Jawa Barat menjelang laga hidup-mati kontra Persijap Jepara.
Pertandingan pamungkas dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 16.00 WIB. Laga ini merupakan momentum krusial yang akan menentukan takdir akhir sejarah Maung Bandung demi mengunci gelar hattrick juara liga paling bergengsi di tanah air.
Baca Juga:Sihir Thom Haye dan Drama Menit Akhir, Persib Bungkam PSM Makassar 2-1 di ParepareUjian Mental Juara Persib di Parepare: Badai Absensi, Duka Hodak, dan Misi Kunci Mahkota Super League
Di atas kertas, posisi Persib terbilang sangat diuntungkan. Menatap pekan ke-34 dengan koleksi 78 poin di pucuk klasemen. Pangeran Biru hanya membutuhkan hasil imbang tunggal untuk mengamankan takhta juara dari kejaran Borneo FC Samarinda yang membayangi ketat di posisi kedua dengan margin dua angka.
Namun, bagi arsitek strategi kelas dunia seperti Hodak, kalkulasi di atas kertas adalah jebakan maut yang siap menghancurkan mimpi jika direspons dengan sikap jemawa.
Bojan Hodak: Setop Bicara Pesta dan Konvoi!
Juru taktik karismatik asal Kroasia tersebut tidak dapat menyembunyikan kegeramannya saat mendengar selentingan mengenai rencana rute konvoi perayaan juara yang mulai bergaung di media sosial.
Hodak menilai, buyarnya fokus internal akibat urusan di luar lapangan hanya akan memberi tambahan energi gratis bagi tim lawan untuk tampil meledak-ledak dan merusak momentum emas Persib.
”Itu sepenuhnya omong kosong, kita belum memenangkan apa pun! Jika Anda terus-menerus menunjukkan ini (soal rencana pesta), Anda hanya akan memotivasi lawan dan pemain kami akan kehilangan fokus.
Jadi, berhentilah membicarakan semua hal tentang konvoi,” bentak Bojan Hodak dengan nada tinggi dalam sesi konferensi pers resmi pra-laga di Bandung, Jumat (22/5/2026).
Kemarahan Hodak bukan sekadar gertakan psikologis tanpa dasar. Kewaspadaan tingkat tinggi ini lahir dari trauma taktis musim ini. Laskar Kalinyamat —julukan legendaris Persijap Jepara— terbukti menjadi satu dari segelintir tim yang berhasil menodai keperkasaan Persib.
