CIREBONINSIDER.COM – Karakter mental juara sejati sukses dipertontonkan Persib Bandung pada pekan ke-33 Liga 1 2026. Bertamu ke Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Minggu (17/5/2026), Pangeran Biru yang tampil ‘pincang’ tanpa didampingi pelatih kepala Bojan Hodak di pinggir lapangan, sukses menumbangkan perlawanan militan PSM Makassar dengan skor tipis 2-1.
Kemenangan dramatis ini tidak hanya mengamankan poin krusial di papan atas, tetapi juga membuktikan kedalaman taktik Maung Bandung meski kehilangan pilar utama akibat akumulasi kartu.
Paruh Pertama: Roket Kiri Thom Haye Bungkam Publik Tuan Rumah
Tampil beda dengan jersey ketiga berwarna kuning, Persib Bandung langsung dihadapkan pada atmosfer intimidatif suporter Juku Eja.
Baca Juga:Ujian Mental Juara Persib di Parepare: Badai Absensi, Duka Hodak, dan Misi Kunci Mahkota Super LeagueMisi Titik Darah Penghabisan Persib, Ketegaran Bojan Hodak dan Janji Marc Klok Taklukkan Jarak demi Juara
Di bawah kepemimpinan wasit asal Uzbekistan, Asker Nadjfaliev, gawang Persib langsung diancam pada menit awal melalui sepakan jarak jauh Muhammad Rizky Eka Pratama. Beruntung, kiper Teja Paku Alam tampil sigap mementahkan peluang tersebut.
Persib tidak tinggal diam. Dimotori pergerakan lincah Berguinho di sayap kiri, lini serang Maung Bandung berulang kali merepotkan barisan pertahanan lawan.
Bomber asing Ramon “Tanque” De Andrade Souza sempat mendapatkan peluang emas melalui umpan silang, namun sundulannya masih belum mampu merobek jala Hilman Syah.
Ketegangan di lapangan hijau semakin memuncak ketika bek sayap lincah Eliano Reijnders dijatuhkan secara kasar oleh Dusan Lagator. Pelanggaran keras tersebut berbuah kartu kuning pertama bagi kubu tuan rumah.
Momen Krusial: Kebuntuan laga akhirnya pecah di menit ke-33. Memanfaatkan umpan manja dari Berguinho dari koridor kiri, Thom Haye yang berdiri bebas di luar kotak penalti melepaskan sepakan roket kaki kiri yang menghujam deras sudut gawang PSM. Skor 1-0, Persib memimpin.
Menjelang turun minum, laga berjalan semakin keras. Ramon Tanque terpaksa diganjar kartu kuning oleh wasit setelah tangannya dinilai mengenai wajah bek asing PSM, Aloisio Soares Neto. Hingga peluit babak pertama usai, keunggulan satu gol Pangeran Biru tetap terjaga.
Babak Kedua: Respons Juku Eja dan Eksperimen Taktik Pengganti
Memasuki paruh kedua, PSM Makassar yang enggan kehilangan muka di hadapan pendukungnya sendiri langsung menaikkan intensitas serangan secara agresif. Hasil konkret didapatkan tuan rumah pada menit ke-53.
