​Menariknya, Ade juga melemparkan wacana penting terkait identitas visual aplikasi. Agar tidak terkesan kaku dan murni teknis, Pemkab Indramayu berencana menyisipkan nama lokal yang merepresentasikan semangat daerah ke dalam platform tersebut.
​”Sistem Informasi Kerja sama Daerah ini substansinya adalah kolaborasi gotong royong untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan. Kami sedang menggodok penamaan yang paling pas agar identitas Indramayu-nya kuat dan memberikan dampak psikologis yang positif bagi masyarakat,” tambah Ade.
​Karpet Merah Investor: Pantau Progres Real-Time
​Secara teknis, aplikasi ini akan memotong rantai birokrasi yang biasanya memakan waktu berminggu-minggu menjadi hitungan hari, bahkan jam.
Baca Juga:Bongkar Strategi Nine Box Grid di Indramayu: Cara Lucky Hakim Saring Birokrat Kotak 9, Bebas Titipan Politik?Adopsi Teknologi Arkansas, Indramayu Targetkan Panen 10 Ton Per Hektar Lewat Pertanian Modern PM-AAS
​Sub Koordinasi Bagian Tata Pemerintahan Setda Indramayu, Aan Kunaefi, memaparkan bahwa seluruh dokumen kerja sama nantinya akan melebur dalam satu ekosistem yang terintegrasi. Transparansi menjadi jaminan utama dalam sistem baru ini.
​”Calon mitra atau investor tidak perlu lagi bolak-balik ke kantor dinas hanya untuk mengurus administrasi awal. Di platform ini, mereka bisa langsung mengunduh template dokumen resmi, mengunggah naskah kesepakatan (MoU/PKS), hingga memantau status pengajuan mereka secara real-time,” urai Aan dalam sesi pemaparan teknis.
​Kemudahan akses ini diharapkan mampu menjadi “karpet merah” bagi para pelaku usaha yang ingin menanamkan modalnya di Indramayu. Investor kini bisa melacak secara transparan di meja mana berkas mereka sedang diproses tanpa ada sekat tersembunyi.
​Menanti Peluncuran Resmi: Sinergi Kawasan Cirebon Raya
​Saat ini, aplikasi tersebut masih dalam fase penyempurnaan akhir. Seluruh catatan, bug, serta masukan dari tim koordinasi berbagai perangkat daerah selama uji coba sedang dievaluasi ketat sebelum sistem ini diluncurkan secara resmi (grand launching) ke publik.
​Bagi wilayah Cirebon Raya dan sekitarnya, langkah agresif Indramayu ini bisa menjadi stimulus sekaligus tantangan. Keberhasilan Indramayu dalam mendigitalisasi sektor kerja sama daerah berpotensi menciptakan iklim investasi yang lebih sehat, cepat, dan kompetitif di tingkat regional Ciayumajakuning.
​Kini, publik tinggal menunggu seberapa cepat aplikasi ini rilis dan membuktikan tajinya dalam memangkas sengkarut birokrasi yang selama ini dikeluhkan oleh dunia usaha.(*)
