Cirebon-Yangjiang Perkuat Sister City: Fokus Hilirisasi Perikanan dan Pertanian di Kawasan Rebana

Kerja-Sam-Cirebon-Tiongkok
Delegasi Kota Yangjiang Tiongkok yang dipimpin Lei Yuchun berfoto bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Cirebon dan DPRD di Ruang Nyimas Gandasari dalam rangka penguatan kerja sama Sister City sektor perikanan dan pertanian. Foto: Pemkab Cirebon

CIREBONINSIDER.COM – Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama pihak legislatif tengah mempercepat langkah strategis dalam memperluas kerja sama Sister City dengan Kota Yangjiang, Provinsi Guangdong, Tiongkok.

Langkah ini dinilai krusial di tengah ambisi Cirebon mengoptimalkan potensi Kawasan Industri Rebana sebagai motor ekonomi baru di Jawa Barat.

​Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Teguh Rusiana Merdeka, menyatakan dukungan penuhnya terhadap penguatan kolaborasi ini.

Baca Juga:Sister City Kabupaten Cirebon dan Kota Yangjiang: Ada Persamaan Sejarah dan BudayaWarisan Putri Ong Tien Berlanjut, Cirebon Gandeng Tiongkok Sulap Kawasan Rebana Jadi Pusat Ekonomi Biru

Menurutnya, sektor perikanan dan pertanian Cirebon saat ini sangat memerlukan suntikan teknologi manufaktur serta akses pasar internasional yang lebih luas.

“Kita melihat Yangjiang bukan sekadar mitra, melainkan model sukses industri laut. Kami di DPRD mendukung penuh perluasan kerja sama ini untuk mendorong kemajuan ekonomi daerah, khususnya memperkuat posisi Cirebon sebagai lumbung perikanan dan pertanian nasional,” ujar Teguh usai menyambut kunjungan Wakil Sekretaris Komite Kota Yangjiang, Mr. Lei Yuchun, di Ruang Nyimas Gandasari, Selasa (21/04/2026).

Legitimasi Sejarah: Dari Jalur Sutra ke Sinergi Industri

Hubungan Cirebon dan Yangjiang secara faktual telah terjalin ribuan tahun silam melalui Jalur Sutra Maritim.

Mr. Lei Yuchun mengungkapkan bahwa bukti arkeologis berupa penemuan koin timah “Qianheng Zhongbao” asal Yangjiang pada situs kapal karam Intan di perairan Indonesia menjadi pengingat kuat bahwa koneksi dagang kedua wilayah telah berlangsung lintas abad.

​“Pertemuan ini adalah momentum untuk menghidupkan kembali semangat persahabatan sejarah tersebut ke dalam bentuk kerja sama formal yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat kedua kota,” jelas Lei Yuchun.

Ia menambahkan, Yangjiang siap mensinergikan keunggulan di bidang energi baru, logistik pelabuhan, dan industri logam dengan potensi manufaktur yang sedang berkembang pesat di Cirebon.

​Tren Positif Ekonomi Cirebon: Menembus Angka 6,23%

Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman (Jigus), memaparkan bahwa kerja sama ini diproyeksikan menjadi mesin penggerak utama untuk menjaga tren positif pertumbuhan ekonomi makro.

Baca Juga:Jabar Cetak Surplus Jumbo USD 2,12 Miliar: Ekspor Manufaktur Melejit, Impor Tiongkok MelandaiJaga Marwah Nyi Selawe, Restorasi Situs Pribumi Tertua di Grogol Cirebon Mulai Ditempuh

Berdasarkan data terbaru, Kabupaten Cirebon mencatatkan performa yang sangat kompetitif di level provinsi. ​Tahun 2024: Tumbuh 5,83% (Tertinggi ketiga di Jawa Barat). Di tahun 2025: Melesat signifikan menjadi 6,23%.

0 Komentar