Warisan Putri Ong Tien Berlanjut, Cirebon Gandeng Tiongkok Sulap Kawasan Rebana Jadi Pusat Ekonomi Biru

Wabup-Cirebon-Jigus
Wakil Bupati Cirebon Jigus dan delegasi Kota Yangjiang Tiongkok saat pertemuan Sister City di Ruang Nyimas Gandasari membahas investasi pertanian dan Kawasan Rebana 2026. Foto: Humas Pemkab Cirebon

​CIREBONINSIDER.COM– Kabupaten Cirebon tidak lagi sekadar menoleh ke belakang pada romantisme sejarah. Di bawah payung besar visi Rebana Metropolitan, pemerintah daerah kini menarik garis lurus dari sejarah masa lalu Putri Ong Tien menuju masa depan ketahanan pangan global.

​Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman (Jigus), resmi memperkuat kerja sama Sister City dengan Kota Yangjiang, Provinsi Guangdong, Tiongkok.

Pertemuan strategis bersama Wakil Sekretaris Komite Kota Yangjiang, Mr Lei Yuchun, di Ruang Nyimas Gandasari (21/04/2026), menjadi tonggak sejarah baru bagi akselerasi sektor pertanian dan perikanan di wilayah timur Jawa Barat.

Baca Juga:Diplomasi Rotan, Bupati Imron Buka Pintu Investasi Bulgaria di Kawasan RebanaKuningan 'Meledak' di Kawasan Rebana: Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi, Bupati Dian Amankan Fondasi Data 2026

​Bukan Sekadar Seremonial: Target Ekonomi di Atas Nasional

​Cirebon kini bukan lagi pemain figuran dalam ekonomi regional. Jigus mengungkapkan fakta mengejutkan mengenai performa ekonomi daerah:

– ​Lonjakan 2024: Ekonomi Cirebon melesat di angka 5,83%, mengukuhkan posisi sebagai daerah dengan pertumbuhan tertinggi ketiga di Jawa Barat.

– ​Akselerasi 2025: Pertumbuhan kembali meroket hingga 6,23%, didominasi oleh kontribusi masif sektor pertanian dan perikanan.

– ​Visi 2026: Melalui perluasan kerja sama ini, transfer teknologi dari Yangjiang diharapkan mampu menjaga momentum pertumbuhan tetap di atas 6%.

​Menghidupkan Kembali ‘Jalur Sutra Maritim’

​Mr Lei Yuchun membawa bukti sejarah yang tak terbantahkan. Penemuan koin timah “Qianheng Zhongbao” asal Yangjiang di bangkai kapal kuno Laut Jawa membuktikan bahwa hubungan dagang kedua wilayah ini sudah terjalin lintas milenium.

​“Pertemuan hari ini adalah titik awal baru. Yangjiang memiliki keunggulan di sektor energi baru dan pengolahan hasil laut. Kami melihat struktur industri di Cirebon sangat melengkapi apa yang kami miliki,” tegas Lei Yuchun.

​Strategi 4 Pilar: Dampak Langsung ke Masyarakat

​Kerja sama ini tidak berhenti di atas kertas. Terdapat empat komitmen konkret yang akan segera dirasakan oleh warga Cirebon dan Yangjiang:

Baca Juga:Akselerasi Kawasan Rebana: Lucky Hakim Perkuat Posisi Indramayu ‘Raksasa’ Ekonomi Baru Jawa BaratJabar Cetak Surplus Jumbo USD 2,12 Miliar: Ekspor Manufaktur Melejit, Impor Tiongkok Melandai

– ​PERTAMA, Ekonomi Digital & Perdagangan: Membuka keran ekspor produk unggulan lokal Cirebon ke pasar Tiongkok.

– ​KEDUA, Modernisasi Pertanian: Adopsi teknologi mekanisasi tani dari Yangjiang untuk efisiensi produksi.

– KETIGA, ​Pariwisata & Budaya: Re-branding situs sejarah Cirebon agar lebih ramah bagi wisatawan mancanegara, khususnya dari Tiongkok.

0 Komentar