CIREBONINSIDER-COM – Menjelang Idul Fitri 1447 H, Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Losarang—atau yang populer dengan sebutan Jembatan Timbang Losarang—melakukan manuver mengejutkan.
Titik yang biasanya identik dengan pemeriksaan muatan truk ini, kini bertransformasi total menjadi pusat kenyamanan bagi jutaan pemudik yang melintasi jalur arteri Pantura Indramayu.
Langkah ini diambil untuk mengubah persepsi kawasan timbang yang kaku menjadi Posko Terpadu Mudik Lebaran 2026 dengan standar pelayanan yang memanjakan.
Baca Juga:Cirebon Bukan Lagi Kota Transit: Menpar Widiyanti "Bedah" Kesiapan Keraton dan Stasiun Jelang Mudik 2026Pantura Indramayu Siaga Satu! Strategi ‘Double-Layer’ Dishub dan Polres Amankan Arus Mudik Lebaran 2026
Kehadirannya diproyeksikan menjadi penyelamat bagi pengemudi yang mulai didera lelah (fatigue) saat melintasi rute panas perbatasan Jawa Barat.
Fasilitas ‘Bintang Lima’ Gratis untuk Pemudik
Pengelola UPPKB Losarang, Mardian, menjelaskan bahwa transformasi ini merupakan hasil sinergi lintas instansi, melibatkan Kepolisian, Jasa Raharja, BPBD, hingga Dinas Perhubungan.
Fokus utama Posko Terpadu Mudik Lebaran 2026 bukan sekadar pemantauan arus, melainkan pemulihan kondisi fisik pemudik.
”Kami menyediakan cek kesehatan, pemeriksaan kendaraan, hingga servis gratis. Untuk relaksasi, tersedia area istirahat lengkap dengan kursi pijat, kopi, dan makanan gratis. Kami bahkan memasang WiFi gratis berkecepatan tinggi agar pemudik bisa tetap terhubung dengan keluarga tanpa khawatir kuota habis,” ungkap Mardian, Rabu (11/03/2026).
Kesiapan Teknis Jalur Nasional
Selain kenyamanan, aspek keamanan infrastruktur menjadi sorotan tajam. Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu memastikan bahwa “jalur tengkorak” Pantura kini jauh lebih siap dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan Dishub Indramayu, Andri, menyebutkan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan telah merampungkan perbaikan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang selama ini menjadi keluhan para pelintas malam.
Poin Strategis Mudik Pantura 2026:
– Aktivasi Personel: Sebanyak 1.200 personel gabungan mulai bersiaga penuh pada Jumat, 13 Maret 2026 (H-7).
Baca Juga:Pantura Indramayu Siaga Satu! Strategi ‘Double-Layer’ Dishub dan Polres Amankan Arus Mudik Lebaran 2026Intervensi Harga Jelang Lebaran: Pemkab Kuningan Subsidi Sembako 50 Persen, Bupati Isyaratkan Tambah Kuota
– Manajemen U-Turn: Penutupan putaran balik akan diberlakukan secara situasional sesuai kepadatan arus, diperkirakan mulai efektif pada H-4 Lebaran.
– Penerangan Maksimal: Seluruh titik PJU mati di jalan nasional, provinsi, hingga kabupaten telah diperbaiki untuk menekan risiko kecelakaan malam hari.
Mengapa Losarang Menjadi Vital?
Secara geografis, Losarang berada di titik jenuh perjalanan dari arah Jakarta. Transformasi Jembatan Timbang menjadi oase ini merupakan langkah kritis untuk menekan angka kecelakaan di jalur arteri.
