Buktikan Kuliah Daring Bukan Halangan, Atlet PJJ PAI UIN Siber Cirebon Rajai Podium Sunan Kalijaga Cup XIII

Siti-Romlah-Adawiyah-Mahasiswa-PJJ-PAI-UIN-Siber-Syekh-Nurjati-Cirebon
Siti Romlah Adawiyah mahasiswa PJJ PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon medali juara Karate Sunan Kalijaga Cup XIII 2026 Yogyakarta. Foto: Humas Kemenag

CIREBONINSIDER.COM – Prestasi membanggakan datang dari dunia pendidikan digital Indonesia. Siti Romlah Adawiyah, mahasiswa Program Studi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, sukses membuktikan bahwa jarak fisik dan sistem perkuliahan daring bukan penghalang untuk mendominasi kompetisi fisik di level nasional.

Siti sukses menyabet dua medali sekaligus dalam ajang bergengsi Open Karate Championship Sunan Kalijaga Cup XIII Tahun 2026 yang digelar di Yogyakarta, 30 April hingga 3 Mei 2026. Ia mengamankan posisi Juara 2 Kata Perseorangan Senior Putri dan Juara 3 Kelas Senior Kumite -61 Kg Putri.

Lampaui Batas Layar Monitor

Kemenangan ini sekaligus mematahkan stigma bahwa mahasiswa Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) hanya unggul di balik layar monitor.

Baca Juga:Lampaui Batas Digital! Cerita Mahasiswa PJJ PAI UIN Siber Cirebon Bangun Solidaritas Nyata di Alam KendalKKN Mahasiswa PJJ PAI UIN SSC Beri Warna Baru, Latih Siswa SDN Pekalangan Pemanfaatan Canva

Di tengah ketatnya persaingan melawan atlet dari kampus-kampus konvensional seperti Universitas Tidar dan Universitas Esa Unggul, Siti tampil dominan di atas matras.

“Saya sangat bersyukur. Hasil ini tidak lepas dari disiplin latihan yang keras dan dukungan penuh dari pelatih, keluarga, serta lingkungan kampus UIN Siber yang sangat inklusif,” ujar Siti di Yogyakarta, Senin (4/5/2026).

Ia berpesan agar mahasiswa lain tidak ragu mengeksplorasi potensi diri di luar bidang akademik.

​Pendampingan Intensif dan Mentalitas Juara

Keberhasilan ini tak lepas dari tangan dingin Slamet Pujijanto, pelatih sekaligus pembimbing yang mengawal Siti sejak tahap persiapan hingga partai final.

Menurut Slamet, prestasi Siti lahir dari komitmen berkelanjutan yang jarang dimiliki mahasiswa siber pada umumnya.

​”Siti memiliki semangat juang yang luar biasa. Di level nasional seperti Sunan Kalijaga Cup, teknis saja tidak cukup. Dibutuhkan mentalitas juara dan konsistensi, dan Siti membuktikan itu semua melalui proses panjang,” jelas Slamet.

​Validasi Model Pendidikan Siber

Secara institusional, prestasi ini menjadi kado manis bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Dr. Hajam, M.Ag., menegaskan bahwa pencapaian ini adalah indikator kesuksesan sistem pendidikan mereka.

Baca Juga:UIN Siber Cirebon Larang Karangan Bunga, Revolusi Ekoteologi Menuju Indonesia AsriUPT Pengembangan Karier UIN SSC Adakan Writing Clinic 2025, Tingkatkan Life Skill Mahasiswa

“Ini bukti nyata bahwa model PJJ tidak membatasi ruang gerak mahasiswa untuk berprestasi di tingkat nasional. Kami berkomitmen terus menciptakan ekosistem yang mendukung bakat non-akademik tanpa mengganggu kualitas akademik mereka,” ungkap Prof. Hajam.

0 Komentar