CIREBONINSIDER.COM – Tahun anggaran 2025 resmi berakhir. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan proses tutup kas nasional telah tuntas dilakukan.
Langkah ini menandai berakhirnya seluruh siklus pencairan belanja negara tahun 2025. Di mana seluruh sisa anggaran yang tidak terserap hingga detik terakhir dipastikan hangus dan kembali ke kas negara.
Dalam evaluasi final yang dilakukan di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta I dan II, Menkeu menegaskan bahwa kedisiplinan anggaran tahun ini menjadi rapor penting bagi performa kementerian dan lembaga (K/L) di masa depan.
Baca Juga:Revisi UU P2SK, Purbaya Sebut BI Tak Hanya Fokus Stabilisasi tapi Wajib Dorong Pertumbuhan Ekonomi NasionalROSAN LIBATKAN MENKEU PURBAYA: Strategi Baru Indonesia di Meja Negosiasi Utang Whoosh China
”Penting adanya deadline yang tegas. Jika hingga batas waktu semalam pekerjaan belum selesai, maka uangnya otomatis kita ambil lagi atau hangus. Ini adalah bentuk akuntabilitas agar APBN tidak sekadar habis, tapi benar-benar bermanfaat,” ujar Menkeu Purbaya.
Fokus pada Belanja Strategis: Kemenhan dan PMN BUMN
Sepanjang proses tutup kas, perhatian besar tertuju pada instansi dengan alokasi belanja jumbo.
KPPN di wilayah DKI Jakarta mencatat beban kerja tertinggi karena mengelola mayoritas belanja Pemerintah Pusat.
Menkeu secara khusus memantau progres pencairan pada beberapa sektor vital, di antaranya:
– Pertahanan: Memastikan kelancaran anggaran di Badan Sarana Pertahanan (Baranahan) Kemenhan dan Korps Paskhas TNI AU.
– Investasi Negara: Penyaluran Penyertaan Modal Negara (PMN) ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menjadi mesin penggerak ekonomi.
– Sektor Strategis Lainnya: Monitoring ketat pada Kementerian Luar Negeri serta Kementerian PPN/Bappenas.
Baca Juga:Menkeu Purbaya Tolak Keras Legalisasi Thrifting Ilegal meski Pedagang Janji Bayar PajakMenkeu 'Sidak' Acak! 28 Ribu Aduan Warga via WA 'Lapor Pak Purbaya' Langsung Ditindaklanjuti
Kelancaran proses ini dianggap krusial, mengingat ketepatan waktu pencairan anggaran di akhir tahun akan berdampak langsung pada stabilitas ekonomi nasional di awal tahun 2026.
Evaluasi Empat Regional: APBN Sehat di Tengah Ketidakpastian
Tidak hanya di Jakarta, Menkeu Purbaya juga membedah rapor akhir APBN di seluruh pelosok Indonesia melalui “Dialog Akhir Tahun”.
Melalui koordinasi dengan jajaran di wilayah Sumatera, Jawa-Kalimantan, Sulampua, hingga Papua-Maluku, Menkeu menerima laporan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga meski dihantam ketidakpastian global.
Menkeu mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran Kementerian Keuangan yang mampu mengawal akselerasi belanja daerah hingga titik terakhir.
