Terobosan Digital Indramayu: Pilkades E-Voting Perdana Jabar Hemat Anggaran dan Percepat Proses Pemilihan

Pilwu-Indramayu-Digital-Hybrid
​Inovasi 139 desa di Indramayu: Pemilihan Kepala Desa atau Pilwu Digital Hybrid dengan hanya \"Scan Barcode\" menarik partisipasi pemilih di atas 70%. Foto: Humas Pemkab Indramayu

​Tantangan dan Rekomendasi untuk Perbaikan

​Meskipun secara umum berjalan sukses dan masyarakat terlihat antusias, Komisi I DPRD Jabar mencatat beberapa poin penting untuk penyempurnaan teknis pada pelaksanaan Pilkades e-voting berikutnya.

– ​Peningkatan Layar Monitor: Diperlukan peningkatan ukuran monitor perangkat agar lebih besar dan mudah digunakan, khususnya bagi pemilih lanjut usia (lansia).

– ​Kesiapan Daya Cadangan: Ketersediaan daya cadangan sangat penting untuk mengantisipasi terputusnya pasokan listrik yang dapat menghambat proses pemungutan suara.

Baca Juga:PILWU DIGITAL HYBRID PERTAMA JABAR: Indramayu Jadi Sorotan Nasional, Partisipasi Pemilih Capai Angka FantastisIndramayu Tancap Gas! 139 Kotak Suara Disegel, Pilwu Digital 2025 Siap Ubah Sejarah Demokrasi Desa

– ​Pengawasan Teknis: Anggota DPRD Toto Suharto mengingatkan, meskipun bermanfaat, sistem digital tetap memiliki potensi gangguan teknis.

“Aplikasi itu tetap buatan manusia. Jadi harus tetap mendapat pengawasan ketat,” tegasnya.

​DPMD Jabar sendiri telah melakukan sosialisasi dan pelatihan teknis intensif sebanyak empat kali kepada perangkat desa dan penyelenggara untuk memastikan kesiapan sistem.

​Dengan keberhasilan Indramayu sebagai pilot project, DPRD Jawa Barat berharap sistem ini dapat diperluas ke seluruh desa di Jabar. Pilkades serentak selanjutnya di daerah lain di Jabar dijadwalkan akan dilaksanakan pada 28 Desember 2025.(*)

0 Komentar