CIREBONINSIDER.COM– Kabupaten Indramayu mencetak sejarah baru dalam pemberdayaan ekonomi umat dengan resmi mencanangkan (Kick Off) Program Kota Wakaf.
Program ini didapuk menjadi langkah strategis dan nyata Indramayu dalam mewujudkan visi REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong), dengan fokus pada penguatan masyarakat berbasis zakat dan wakaf yang mandiri.
Bukan Sekadar Amal, Tapi Strategi Pembangunan Ekonomi Kerakyatan
Mengusung tema utama “Gerakan Wakaf Uang Menuju Indramayu REANG”, program ini secara kritis menyoroti paradigma baru bahwa wakaf tidak lagi sebatas amal kebaikan. Melainkan telah bertransformasi menjadi strategi pembangunan ekonomi yang independen.
Baca Juga:Wakaf Produktif Kemenag Sasar Kemiskinan Ekstrem, Cirebon Jadi Percontohan NasionalMangga Gedong Gincu Indramayu Semakin Mendunia, Bupati Lucky: Permintaan Meningkat, Petani Sejahtera
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghofur, menegaskan bahwa keunikan program ini adalah sumbernya yang tidak bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
”Program Kota Waqaf lahir murni dari gerakan kemandirian umat untuk memperkuat ekonomi masyarakat,” jelas Prof. Waryono.
Transformasi ini mencakup pengelolaan aset wakaf agar menjadi produktif. Lahan, kebun, hingga rumah kini dapat diwakafkan selama dikelola secara profesional dan transparan, menjadikannya pilar dakwah dan kesejahteraan berkelanjutan.
Potensi Wakaf Indramayu Meningkat Tajam
Data mencatat kesadaran wakaf di Indramayu mengalami peningkatan bsignifikan. Prof. Waryono mengungkapkan, pada tahun 2025 Indramayu telah memiliki 2.281 titik wakaf dengan total luasan mencapai 3,14 juta meter persegi, serta penambahan 73 bidang tanah wakaf baru seluas 163.656 meter persegi.
Salah satu bentuk implementasi nyatanya adalah pemberdayaan keluarga berbasis zakat dan wakaf yang dikelola oleh KUA. Sebuah pendekatan yang bertujuan memperkuat dan memandirikan keluarga di Indramayu, selaras dengan pilar “Ekonomi Kerakyatan” dalam visi REANG.
Komitmen Pemda dan Sinergi Umat
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi seluruh pihak yang mendukung program ini.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, instansi pemerintah, dan lembaga terkait untuk bergandengan tangan demi kesuksesan program Kota Wakaf,” ujar Bupati Lucky Hakim.
Baca Juga:Soroti Kemasan! Selvi Gibran Desak UMKM Indramayu Genjot Digitalisasi & Legalitas Demi Tembus Pasar EksporKrisis Alat! Pilkades Digital Indramayu Terancam Gagal, DPRD Jabar Desak Kolaborasi Lintas Sektor
Di sisi lain, Kepala Kanwil Kemenag Jabar, Dudu Rohman, menyebut program ini sebagai tindak lanjut dari kebijakan nasional untuk mengoptimalkan peran wakaf dalam meningkatkan kesejahteraan umum secara kolaboratif.
