Petani Indramayu Menjadi Garda Terdepan Ketahanan Pangan Berbasis Lingkungan

pertanian-berkelanjutan-ramah-lingkungan
Upaya para petani Indramayu menjaga ketahanan pangan nasional melalui praktik pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan mendapat pengakuan pemerintah pusat. Foto: Ilustrasi/Pixabay.com

​CIREBONINSIDER.COM – Upaya para petani dalam menjaga ketahanan pangan nasional melalui praktik pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan mendapatkan pengakuan tinggi dari pemerintah pusat.

Pada Rabu (3/9/2025), Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) RI, Ardi Praptono, S.P., M.Agr., melakukan kunjungan kerja langsung ke sentra pertanian di Kabupaten Indramayu.

​Tujuan utama kunjungan ini adalah meninjau aktivitas Kelompok Tani Pengembang Agens Hayati Sri Trusmi Satu yang berlokasi di Desa Kedokanbunder Wetan, Kecamatan Kedokanbunder.

Baca Juga:Strategi Unik Bupati Indramayu: Melepas 10.000 Ular untuk Selamatkan Panen PadiPemkab Indramayu Siap Kembangkan   Potensi Ekonomi Baru: Budidaya Rumput Laut

Kelompok tani ini dikenal sebagai salah satu percontohan dalam pengembangan dan pemanfaatan agens hayati-mikroorganisme yang digunakan untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman secara alami.

​Inovasi Lokal untuk Produktivitas Berkelanjutan

​Didampingi oleh jajaran Muspika setempat, termasuk Camat Kedokanbunder, serta perwakilan dari UPTD KPP, BPP, dan POPT, kehadiran Ardi Praptono disambut antusias oleh pengurus dan anggota kelompok tani.

Dalam sesi presentasi, para petani dengan bangga memaparkan inovasi yang telah mereka kembangkan.

Mereka menjelaskan secara rinci proses produksi agens hayati, mulai dari pembibitan hingga aplikasinya di lahan pertanian.

​”Ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk tidak hanya menghasilkan pangan, tetapi juga merawat tanah dan lingkungan. Kami ingin menunjukkan bahwa produksi tinggi bisa dicapai tanpa merusak ekosistem,” ujar salah satu perwakilan petani, dilansir dari laman resmi pemkab Indramayu.

​Apresiasi dan Dukungan Penuh dari Kementan

​Direktur Ardi Praptono mengaku sangat terkesan dengan dedikasi dan kerja keras para petani. Beliau melihat inisiatif ini sebagai model yang harus didorong dan diperkuat.

Dalam arahannya, Ardi menekankan pentingnya peningkatan kualitas dan kuantitas produksi agens hayati.

Baca Juga:Pemkab Indramayu Perkuat Layanan Publik, Kini Wajib TransparanBupati Indramayu Ajak Generasi Muda Kolaborasi dan Jaga Kondusivitas

​”Kami sangat bangga dengan inisiatif Kelompok Tani Sri Trusmi Satu. Ini adalah contoh luar biasa bagaimana petani bisa menjadi garda terdepan dalam meningkatkan produksi pangan dengan cara yang benar-benar ramah lingkungan,” tutur Ardi.

​Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum strategis bagi Kementan untuk menjalin kerja sama yang lebih erat dengan para petani.

Kementan bertekad untuk memberikan dukungan penuh, baik dalam hal pendampingan teknis maupun kebijakan, agar pengembangan agens hayati dapat diperluas.

0 Komentar