Pemkab Cirebon Hentikan Pencarian Korban Gunung Kuda Meski Empat Orang Lagi Belum Ditemukan

rapat koordinasi
Bupati Cirebon Drs Imron MAg (kopiah) saat rapat koordinasi dan memutuskan menghentikan proses pencarian korban longsor Gunung Kuda. Foto: Pemkab Cirebon.

CIREBONINSIDER.COM- Sejak Kamis, 5 Juni 2025, Pemkab Cirebon memutuskan menghentikan pencairan korban longsor Gunung Kuda.

Keputusan tersebut diambil setelah rapat koordinasi antara Pemkab Cirebon dan jajaran Forkopimda seperti TNI dan Polri, tim ahli tambang, juga perwakilan keluarga.

Keputusan menghentikan proses pencarian korban longsor Gunung Kuda diambil setelah memperhitungkan kondisi dan situasi di lokasi longsor yang dapat menimbulkan risiko keselamatan yang semakin tinggi bagi para tim evakuasi.

Baca Juga:Wamensos Bawa Bantuan untuk Korban Gunung Kuda Cirebon, Total Rp384 JutaEmpat Korban Longsor Gunung Kuda Cirebon Masih Dicari Tim SAR, Ini Nama dan Alamatnya

Seperti diketahui, longsor Gunung Kuda Cirebon menyebabkan 25 orang meninggal dunia. Sebanyak 21 orang berhasil ditemukan, sementara 4 lagi tak kunjung ditemukan.

Longsor susulan yang terjadi setiap hari, mengancam keselamatan tim gabungan yang melakukan pencarian sejak hari pertama kejadian pada Jumat, 30 Mei 2025.

“Setelah rapat dengan seluruh pihak, seperti TNI, Polri, Basarnas, BPBD, serta perwakilan tambang, kami putuskan pencarian korban dihentikan mulai sore ini (Kamis 5 Juni) demi keselamatan semua pihak,” kata Bupati Cirebon Imron.

Pemerintah pun meminta keluarga korban untuk tidak memaksakan diri masuk ke lokasi yang saat ini ditutup total dan dijaga ketat oleh aparat.

“Kita jaga akses lokasi, tidak boleh ada yang masuk. Keselamatan adalah prioritas utama,” sambung Imron.

Dengan keputusan penghentian ini, status tanggap darurat bencana longsor juga resmi dicabut.

Pemerintah daerah akan mulai mengevaluasi dampak dan mencari solusi jangka panjang bagi warga terdampak, terutama para penambang yang kehilangan mata pencaharian.

Baca Juga:KDM Serahkan Santunan untuk Keluarga Korban Gunung Kuda di Cirebon, Masing-masing Rp50 JutaTendangan Penalti Ole Romeny Antar Indonesia Raih Kemenangan atas China Skor 1-0

Tercatat, ada lebih dari 200 warga lebih menggantungkan hidupnya dari tambang ini.

Fokus pemerintah saat ini, memastikan keluarga korban mendapatkan perhatian dan jaminan, khususnya terkait pendidikan anak-anak mereka.

“Kami akan cari solusi terbaik, termasuk alternatif pekerjaan yang layak dan jaminan pendidikan bagi anak-anak korban,” ungkap Imron.

Di tempat yang sama, Komando Resor Militer (Danrem) 063/Sunan Gunung Jati menyatakan siap mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam menghentikan proses pencarian terhadap empat korban yang masih tertimbun material longsor.

Keputusan ini diambil setelah adanya kesepakatan bersama dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cirebon.

Danrem 063/SGJ, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, menyampaikan bahwa penghentian pencarian dilakukan setelah berbagai pertimbangan, termasuk keselamatan tim evakuasi serta hasil kesepakatan Forkopimda dan keluarga korban.

0 Komentar