Tanggap Bencana Kekeringan, Gerakan NU Peduli Distribusikan Air Bersih untuk Warga Dukuh

Lazisnu-Kabupaten-Cirebon-Distribusikan-Air-Bersih
LAZISNU bersama LPBI NU Kabupaten Cirebon distribusikan air bersih gratis untuk warga Desa Dukuh, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon yang terdampak kekeringan pada Rabu, 9 September 2026. Foto: Cireboninsider.com

“Untuk sementara skemanya kalau ada permintaan warga di wilayah Kabupaten Cirebon yang krisis air, kami kirim. Sejauh ini kami sediakan kuota 10 tangki air bersih untuk warga yang mengajukan,” terang Umar Rojana.

​Kapetakan Masuk Peta 31 Desa Zona Merah

​Kondisi yang menimpa Desa Dukuh mempertegas peta kerawanan bencana daerah. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Kecamatan Kapetakan resmi tercatat sebagai satu dari 14 kecamatan rawan yang membawahi 31 desa zona merah kekeringan tahun ini.

Letak geografis kawasan pesisir memicu ancaman ganda:

– ​Penurunan Muka Air: Debit air sumur galian warga menyusut drastis begitu kemarau memuncak.

Baca Juga:El Nino 2026: Ancaman Kemarau Ekstrem Bayangi Indramayu, Stok Beras Nasional DipertaruhkanPrediksi BMKG 2026: 93% Wilayah Jawa Barat Dilanda Kemarau Panjang, Cirebon-Indramayu Masuk Zona Merah

– ​Intrusi Air Laut: Sumber air tersisa berubah rasa menjadi asin dan payau, tidak aman dikonsumsi.

– ​Beban Ekonomi: Warga berpenghasilan rendah terdesak membeli air eceran setiap hari.

​Payung Hukum dan Respons Pemerintah Desa

​Langkah responsif lembaga filantropi ini berjalan beriringan dengan kebijakan resmi Pemkab Cirebon. Bupati Cirebon Imron telah menerbitkan Keputusan Bupati Nomor 300.2/Kep.388-BPBD/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan serta Karhutla yang berlaku sejak 1 Juli hingga 30 September 2026.

​Di tingkat desa, Pemerintah Desa Dukuh juga mulai mengambil langkah antisipasi teknis dan koordinasi penanganan.

​Ditemui di balai desa, Sekretaris Desa Dukuh, Sopandi, memaparkan bahwa pemdes telah mengagendakan aksi bersih-bersih sungai serta melakukan pengawalan ketat pada aliran air irigasi untuk menyelamatkan sektor pertanian warga.

​”Adapun untuk bantuan air bersih bagi masyarakat, kami telah berkoordinasi dengan pihak PMI yang bersedia siap membantu,” jelas Sopandi.

​Mendorong Solusi Jangka Panjang

​Bantuan darurat armada tangki LAZISNU maupun PMI memang meredakan kepanikan sementara. Namun, kawasan pesisir Kapetakan membutuhkan terobosan jaringan permanen agar warga tidak kembali terancam dahaga setiap kali musim kemarau tiba.

Baca Juga:Strategi Cerdas Petani Hadapi Kemarau 2026: Hemat Air 20% lewat Inovasi Pipa Paralon AWDPacu Swasembada di Tengah El Nino, Petani Pegagan Kidul Cirebon Desak Bantuan Alat Mesin Panen

​Sinergi antara perluasan pipanisasi PDAM/Perumda Air Minum Tirta Jati, pembuatan sumur bor geologis mendalam oleh pemerintah sangat diperlukan. Selain itu keterlibatan lembaga filantropi menjadi kunci penting agar warga pesisir tak lagi bergantung pada sumur darurat.

​Akses Layanan dan Partisipasi Publik

​Masyarakat atau pengurus wilayah di Kabupaten Cirebon yang membutuhkan pasokan air bersih darurat dapat menghubungi posko layanan NU Peduli yang berada di ​Jl. R. Dewi Sartika No. 9, Sumber, Kabupaten Cirebon. Bisa juga melalui layanan WhatsApp/Call Center: 0821-2079-2794 dan ​Situs Resmi: nupeduli.org.(*)

0 Komentar