​Dorong Ekonomi Waduk Darma, OJK Cirebon Resmikan Desa EKI Jagara Kuningan

Prasasti-Desa-EKI-Jagara-Kuningan
Penandatanganan prasasti Desa EKI Jagara Kuningan oleh Kepala OJK Cirebon dan Pemkab Kuningan di kawasan wisata Waduk Darma. Foto: Istimewa

CIREBONINSIDER.COM- ​Alur uang wisatawan di kawasan Waduk Darma kini dipastikan berputar dan tinggal di kantong warga lokal. Lewat penetapan Desa Jagara sebagai Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (Desa EKI) oleh OJK Cirebon, potensi wisata alam di wilayah ini resmi dihubungkan langsung ke sektor keuangan formal.

​Memutar Roda Ekonomi Desa Penyangga

​Waduk Darma di Kabupaten Kuningan terus menyedot wisatawan setiap minggunya. Selama ini, tantangan terbesar desa penyangga adalah memastikan kunjungan wisatawan memberi dampak finansial langsung bagi warga sekitar, tak berhenti di aktivitas swafoto semata.

​OJK Cirebon bergerak memutus celah tersebut. Desa Jagara ditetapkan sebagai Desa EKI guna menjembatani para pelaku usaha lokal dengan akses perbankan dan lembaga keuangan resmi secara terukur.

Baca Juga:​BRI Perketat Pencairan KUR KDKMP, Seluruh Pengurus Koperasi Desa Wajib Lolos SLIK OJKModus Undangan APK Kuras Tabungan Warga Cirebon, OJK Catat 1.920 Aduan Keuangan

​Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menegaskan pentingnya strategi ini dalam mengelola destinasi wisata berbasis kemasyarakatan.

​”Pariwisata bukan hanya bagaimana orang datang, tetapi bagaimana ketika orang datang ada nilai ekonomi yang tinggal di desa dan dirasakan masyarakat,” tegas Herman.

​Jurus Product Matching: Solusi Nyata UMKM Bebas Pinjol

​Desa Jagara menyimpan denyut ekonomi yang dinamis. Sektor usaha mikro, kuliner, BUMDes, hingga perdagangan harian bergerak saban hari. Kendala utamanya selama ini berpusat pada keterbatasan modal dan minimnya akses ke layanan perbankan resmi.

​Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, mengungkapkan bahwa OJK menerapkan skema product matching. Metode ini memetakan jenis usaha warga secara presisi, lalu menjodohkannya langsung dengan produk pembiayaan, tabungan, dan transaksi non-tunai yang tepat.

​Strategi ini memberi kepastian modal usaha yang aman bagi pelaku UMKM. Di saat bersamaan, literasi keuangan warga terus digembleng agar terhindar dari jeratan pinjaman online ilegal maupun tengkulak. BUMDes Jagara pun difungsikan sebagai simpul utama transaksi ekonomi desa.

​”Yang kita bangun adalah ekosistem. Masyarakat harus memiliki literasi yang baik, mendapatkan akses layanan yang sesuai, dan mampu memanfaatkannya untuk kegiatan ekonomi produktif,” kata Agus Muntholib.

​Standar Baru Integrasi Wisata dan Inklusi Keuangan

​Penetapan Desa EKI di kawasan penyangga wisata Waduk Darma ini menciptakan standar baru integrasi pariwisata dan keuangan inklusif di Jawa Barat.

0 Komentar