Muktamirin cukup melakukan verifikasi dan mengajukan koordinasi langsung melalui akun Instagram resmi @sppg.nahdlatululama. Langkah ini terbukti ampuh memangkas jalur komunikasi dan mempercepat respon jaringan dapur di lapangan.
’Uji Sahih’ Dapur SPPG NU Dukung Ketahanan Gizi Nasional
Aksi pembagian 12 ribu porsi makanan bergizi ini bukan sekadar tradisi gotong royong warga Nahdliyin dalam menyambut tamu. Lebih dari itu, pelibatan Dapur SPPG di Tambakberas ini menjadi ajang proof of concept alias uji sahih lapangan atas kesiapan infrastruktur NU.
PBNU membuktikan bahwa jaringan kelembagaan berbasis komunitas dan pesantren sanggup mengelola ekosistem pemenuhan gizi skala besar secara terstruktur, higienis, dan cepat.
Baca Juga:Jelang Muktamar Ke-35 NU Jombang, Cirebon Dorong Putra Daerah Jadi Rois AmResmi Dilantik, Fatayat NU Kabupaten Cirebon Teguhkan Kepemimpinan Perempuan dan Siap Hadapi Tantangan Digital
Gotong royong ala warga Nahdliyin ini menegaskan satu hal: diplomasi meja makan yang sehat bukan hanya menenangkan suasana, tapi juga menjadi modal vital menjaga pikiran tetap jernih demi melahirkan keputusan-keputusan strategis bagi masa depan umat dan bangsa.(*)
