CEO Grage Group, Dekon Gunawan Boediman, menyambut hangat langkah berani Pemkot Cirebon. Baginya, kehadiran pusat koordinasi pemerintahan di tengah pusat kegiatan warga menciptakan ekosistem baru yang saling menguntungkan.
”Bagi kami, kehadiran kantor Sekretariat Daerah di sini merupakan suatu kehormatan. Kami melihat tempat ini sebagai rumah bersama untuk melayani masyarakat. Ini wujud nyata sinergi pemerintah dan swasta,” tutur Dekon.
Reorientasi Makna ‘Hub’: Satu Titik, Berbagai Urusan Selesai
Perubahan nama kawasan dari Mall menjadi Hub menandai pergeseran peran yang mendasar. Lokasi ini tidak lagi didesain sebatas tempat belanja atau hiburan, melainkan bertindak sebagai titik temu (hub) yang menghubungkan urusan bisnis, interaksi sosial, hingga pelayanan publik.
Baca Juga:Ini Profil Nashrudin Azis, Wali Kota Cirebon Dua Periode yang Tersandung Korupsi Gedung SetdaMantan Wali Kota Cirebon Ditahan, Terlibat Korupsi Gedung Setda
Bagi warga Cirebon, konsep ini menghadirkan kepraktisan baru. Warga dapat mengurus berbagai keperluannya dengan birokrasi Pemkot sekaligus menjalankan aktivitas ekonomi harian di satu titik lokasi yang sama.
Meski begitu, Wali Kota memberikan peringatan tegas kepada seluruh jajaran Setda. Kenyamanan di lokasi baru harus dibayar tuntas dengan peningkatan disiplin, percepatan urusan administrasi, serta dukungan penuh kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Momen peresmian ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati, Sekda Iing Daiman, Ketua TP PKK Noviyanti Edo, Ketua DWP Walyanah Iing Daiman, serta jajaran kepala OPD dan manajemen Grage Group.
Perpindahan ini menjadi bukti nyata bahwa modernisasi birokrasi bukan hanya urusan aplikasi digital, melainkan tentang keberanian menata ulang ruang kerja agar lebih adaptif, efisien, dan benar-benar hadir di tengah masyarakat.(*)
