​Prabowo Minum Air Banjir Olahan BRIN, Sinyal Tegas Pangkas Impor dan Subsidi Rp26 Triliun

Presiden-Prabowo-Subianto
Presiden Prabowo Subianto didampingi Kepala BRIN Arif Satria saat meninjau dan mencicipi inovasi unit pengolahan air darurat siap minum di Istana Kepresidenan Jakarta. Foto: Istimewa/ Doc BPMI Setpres

​Dari Sepatu Murah Rp70 Ribu Hingga Persiapan Nuklir

​Inovasi anak bangsa ternyata juga merambah sektor kebutuhan dasar masyarakat harian. BRIN memamerkan produk sepatu sekolah berbasis karet lokal dengan teknologi One Piece Injection Molding. Sepatu berkualitas ini berhasil diproduksi dengan ongkos di bawah Rp70 ribu per pasang.

​Di bidang kesehatan dan pangan, hasil penelitian langsung diselaraskan untuk menopang rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pemenuhan kebutuhan radiofarmaka, hingga kemandirian vaksin nasional.

​Tak kalah strategis, BRIN kini resmi menyiapkan fondasi penguasaan teknologi nuklir serta riset pelindung pantai untuk mengantisipasi pembangunan Giant Sea Wall.

Baca Juga:Strategi Hilirisasi Bapperida Indramayu: Lewat Kajian Ilmiah BRIN, 3 Komoditas Unggulan Ini Bakal Naik KelasSindir Riset "Laci", Mentan Amran Gandeng BRIN & 18 Kampus: Paksa Inovasi Turun ke Sawah!

​”BRIN harus menyiapkan kemampuan teknologi nuklir dari sekarang. Sehingga ketika Indonesia memutuskan memasuki era PLTN, kita tidak memulainya dari nol dan tidak sekadar menjadi pembeli teknologi,” tegas Arif.

​Menjembatani Hasil Riset dan Industri

​Tantangan klasik riset nasional adalah menembus komersialisasi agar tak sekadar mengendap di dalam laboratorium. Menjawab tantangan itu, BRIN mendorong integrasi penuh antara riset, industri, dan kebijakan publik.

​Dukungan penuh dari Presiden Prabowo Subianto diharapkan menjadi mesin pendorong utama agar karya periset lokal mampu berkontribusi nyata mendukung Asta Cita menuju fondasi Indonesia Emas 2045.(*)

0 Komentar