​Mas Dar Sapu Bersih Rekening 'Hantu' MBG Rp311 Miliar, Sinyal Tegas BGN Safeguard Uang Negara

Kepala-BGN-Sudaryono
Kepala BGN Sudaryono dalam konferensi pers, menegaskan tindakan BGN mengembalikan dana Rp311 Miliar dari rekening bermasalah program MBG ke kas negara. Foto: Istimewa/ Doc BGN

2. ​Fokus Intervensi Wilayah Stunting Tinggi: Menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait penganggaran MBG, BGN siap menyesuaikan teknis operasional. Fokus penyaluran kini disinkronkan dengan data Kementerian Kesehatan, membidik kawasan 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) serta kabupaten/kota di Sumatra, Jawa, NTT, hingga Papua yang mencatatkan angka prevalensi stunting tinggi. Sasaran utamanya jelas: anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B).

3. Jaga Stabilitas Harga Pasar: Hadirnya dapur MBG dipastikan tidak boleh menyedot bahan pangan lokal secara ugal-ugalan hingga memicu inflasi daerah. Integrasi bersama Perum Bulog memastikan ketersediaan pangan masyarakat umum tetap aman, terjangkau, dan stabil.

​Babak Baru Tata Kelola Program Nasional

​Sikap proaktif BGN membuktikan bahwa program skala nasional yang menyerap anggaran besar dapat dijalankan secara terbuka, terukur, dan responsif terhadap audit.

Baca Juga:Mengapa Sudaryono Gantikan Nanik S Deyang di BGN? Ini Rekam JejaknyaGantikan Nanik Deyang, Kepala BGN Sudaryono Ikrar "Zero" Toleransi Korupsi: Jangan Ada Rapat Rahasia!

​Dengan memadukan transparansi anggaran, pemulihan ekonomi akar rumput, serta penanganan stunting yang tepat sasaran, BGN optimistis Program MBG menjadi fondasi kokoh menuju peningkatkan kualitas SDM Indonesia secara berkelanjutan.(*)

0 Komentar