Sasaran utamanya sangat spesifik: anak-anak rentan putus sekolah dari keluarga desil terendah atau penerima PKH. Mereka tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga mendapatkan pembinaan karakter berbasis asrama serta intervensi ekonomi bagi keluarga yang ditinggalkan.
Target akhirnya jelas dan tegas. Bukan sekadar membagikan ijazah, melainkan mencetak kemandirian ekonomi keluarga dan memutus rantai kemiskinan antar-generasi secara permanen.
Ujian Kolaborasi di Lapangan
Tantangan terbesar kini ada pada eksekusi teknis dalam hitungan hari. Kesiapan fisik lokasi di Kaliwadas, kelancaran skenario acara, hingga pemetaan anak didik yang tepat sasaran menjadi ujian nyata bagi pimpinan daerah dan relawan sosial.
Baca Juga:Pemkab Indramayu Kejar Proyek Beton hingga Sekolah Rakyat Megah Rp236 MiliarBukan Sekadar Gratis, Kabupaten Cirebon Rancang 'Sekolah Rakyat Permanen' untuk Cegah Kemiskinan Turun-Temurun
Kehadiran Sekolah Rakyat di Kecamatan Sumber diharapkan tak berhenti sebagai narasi manis di lembar laporan ke Presiden, melainkan benar-benar menjadi titik balik mobilitas sosial bagi warga paling rentan di Kabupaten Cirebon. (*)
