​Raksasa Gas Selat Makassar Mulai Berdenyut di Karimun, Taruhan Rp190 Triliun Berpacu dengan Waktu

Kepala-SKK-Migas-Djoko-Siswanto
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto (berbicara) dan Direktur Eni North Ganal Mirko Araldi menghadiri seremoni first steel cut FPSO Bahtera Haluan Lestari di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau. Foto: Istimewa /Doc Kemen ESDM

​Saat beroperasi penuh nanti, fasilitas ini dipatok mampu menghasilkan pasokan energi yang masif: ​1.000 MMSCFD gas bumi, dan ​80.000 BCPD kondensat.

​Direktur Eni North Ganal Ltd, Mirko Araldi, menyampaikan optimismenya untuk mengejar target first gas dalam kurun kurang dari tiga tahun sejak keputusan investasi disetujui.

​”Pencapaian hari ini adalah wujud komitmen jangka panjang kami untuk terus berinvestasi, bertumbuh, dan menghadirkan pasokan energi yang andal bagi Indonesia,” kata Mirko.

Baca Juga:Bahlil Kunci Skema 'Gross Split' Hanya untuk Migas, Pengusaha Minerba Bernapas LegaBahlil Semprot Makelar Migas di IPA Convex 2026, Garansi 8 WK Baru Bebas Nego Belakang Meja!

​Pengembangan raksasa gas di Selat Makassar ini sekaligus mempertegas arah transisi energi nasional. Gas bumi kini memegang peranan krusial sebagai energi bersih penjembatan menuju target Net Zero Emission.(*)

0 Komentar