– Rekor Assist Pelé Tumbang Setelah 56 Tahun: Playmaker Prancis, Michael Olise, mencetak dua assist di laga ini. Olise genap mengoleksi 7 assist sepanjang Piala Dunia 2026, resmi melampaui rekor legendaris Pelé (6 assist pada 1970).
– Rekor Sejarah Baru Jude Bellingham: Gol penutup di detik akhir menjadikan Bellingham pemain Inggris pertama dalam sejarah yang berhasil mencetak 7 gol dalam satu edisi Piala Dunia.
- Keperkasaan Hattrick Bukayo Saka: Saka resmi menjadi pemain ke-4 di Piala Dunia 2026 yang mengukir hattrick, menghapus trauma penalti Euro 2020 lewat performa berkelas. – Dominasi Raja Gol Kylian Mbappé: Tambahan dua gol memastikan Mbappé kokoh di puncak perburuan Golden Boot dengan 10 gol di edisi ini, sekaligus memantapkan posisinya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia dengan total 22 gol dari tiga edisi.
Baca Juga:Lolos dari Sihir Dibu Martinez, Spanyol Juara Piala Dunia 2026 lewat Gol Dramatis Ferran Torres!Tangis New York dan Akhir Era Argentina, Rekor Pahit Messi hingga Sinyal Scaloni Lempar Handuk
Rotasi Radikal & Resep Dahsyat Thomas Tuchel
Kemenangan dramatis ini menjadi pembuktian berkelas bagi Thomas Tuchel. Sempat dihujat habis-habisan akibat kekalahan dari Argentina di semifinal, pelatih asal Jerman itu merespons kritis dengan keberanian melakukan rotasi radikal.
Tuchel merombak tujuh starter sekaligus, termasuk menurunkan kiper pelapis Dean Henderson. Meskipun timnya kelelahan ekstrem akibat waktu pemulihan singkat dan cuaca panas di dataran tinggi Miami, taktik Tuchel terbukti sangat ampuh.
Tuchel menegaskan siap bertahan dan membawa skuad bertalenta ini berburu trofi di Euro 2028. Kemenangan atas Prancis bukan sekadar pelipur lara, melainkan fondasi kokoh lahirnya era baru The Three Lions.(*)
