Ketua Tim Kegiatan dari IPB University, Bambang Riyanto, menjelaskan bahwa inovasi bandeng kuah gomyang instan ini dirancang sesederhana mungkin agar mudah direplikasi oleh pelaku UMKM di rumah.
“Kami mengembangkan model hilirisasi yang praktis. Bandeng lokal dicabut durinya, dipadukan dengan racikan bumbu gomyang otentik, lalu dikemas menggunakan teknologi vacuum packaging dalam aluminium foil pouch. Proses pemanasan khusus memastikan produk ini aman, higienis, dan memiliki daya simpan lama tanpa merusak rasa khasnya,” papar Bambang.
Dari Dapur Tradisional Menuju Standar Industri modern
Dalam pelatihan intensif yang juga melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IPB University di bawah bimbingan akademisi asli Indramayu, Dr. Gatot Yulianto, para pelaku UMKM dibekali standar industri profesional:
Baca Juga:Lumbung Pangan Nasional Taruh Nasib, Lucky Hakim Bongkar Strategi Penyelamatan Petani IndramayuMengurai Angka Rp13 M Insentif Guru Madrasah Indramayu: Terbesar di Jabar, Segini Riilnya
– Good Hygiene Practices (GHP): Standar kebersihan ketat sejak pemilihan bandeng segar dari tambak.
– Teknik Cabut Duri Presisi: Menghilangkan duri halus bandeng tanpa merusak tekstur daging.
– Formulasi Rasa Otentik: Mempertahankan keaslian bumbu kuah gomyang yang kaya rempah.
– Thermal Processing & Vacuum Seal: Teknik sterilisasi kemasan untuk mencegah bakteri dan memperpanjang masa kedaluwarsa secara alami.
Membidik Pasar Oleh-Oleh dan Marketplace Nasional
Kombinasi antara bahan baku melimpah, keunikan rasa lokal, dan kepraktisan kemasan modern diyakini bakal membuat produk ini kompetitif di pasar pangan siap saji (ready-to-eat).
Produk inovatif ini tidak hanya menyasar rak-rak pusat oleh-oleh di sepanjang jalur Pantura. Dengan format kemasan yang ringkas dan ringan, bandeng kuah gomyang pouch diproyeksikan bakal merambah jaringan ritel modern, koperasi, hingga berbagai platform marketplace nasional.
Sinergi kuat antara Pemkab Indramayu dan IPB University ini diharapkan menjadi motor penggerak baru bagi ekonomi pesisir. Melalui pendampingan yang konsisten dan perbaikan tata kelola usaha, bandeng kuah gomyang instan siap menjadi identitas kuliner baru Indramayu yang mendunia—sekaligus bukti nyata bahwa produk lokal mampu bersaing di era digital.(*)
