“Kami di legislatif berkomitmen penuh sebagai mitra kerja untuk mendorong agar seluruh kebutuhan anggaran infrastruktur IT ini bisa terpenuhi. Tujuannya satu, agar DKIS dapat bekerja maksimal dan pelayanan publik tidak lumpuh akibat gangguan sistem,” imbuh Agung.
Respons DKIS: Jantung Data yang Butuh Dukungan Politik Anggaran
Mendapat dukungan sekaligus tantangan besar dari gedung parlemen, Kepala DKIS Kota Cirebon, Tubagus Muhammad Maulana Yusuf, S.Kom, menyambut baik sinergi ini.
Menurutnya, mengelola arus data kota dengan tantangan digital saat ini memang memerlukan intervensi kebijakan anggaran yang kuat dari pihak legislatif.
Baca Juga:Buktikan Kuliah Daring Bukan Halangan, Atlet PJJ PAI UIN Siber Cirebon Rajai Podium Sunan Kalijaga Cup XIIIEra Baru Media Siber Cirebon, Antara Adaptasi Teknologi dan Integritas Jurnalistik
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan dan dukungan dari mitra kami di Komisi I. DKIS adalah sentral data dan informasi pemerintah daerah. Dukungan ini sangat krusial, terutama dalam memodernisasi server dan memperkuat sistem proteksi siber kami,” kata Tubagus.
Rapat kerja strategis ini juga dikawal langsung oleh Wakil Ketua Komisi I, Dr. Syaefurrohman, SE, MM, serta sejumlah anggota komisi lintas fraksi, di antaranya Andi Riyanto Lie, Imam Yahya, S.Fil.I, M.Si, Ruri Tri Lesmana, Cicih Sukaesih, dan Anita Tri Handayani.
Dengan dorongan penuh dari Komisi I DPRD, publik kini menunggu langkah konkret Pemkot Cirebon dalam mengeksekusi peremajaan sistem IT ini. Langkah nyata ini penting agar status Smart City yang disandang Kota Udang benar-benar aman, andal, dan kebal dari gangguan di dunia maya.(*)
