​Edukasi preventif ini diharapkan mampu menghentikan kebiasaan buruk tersebut secara instan melalui kesadaran moral siswa.
​“Kami berharap setelah adanya sosialisasi stop boros pangan ini, anak-anak kami tidak ada lagi yang menyia-nyiakan makanan,” tegas Asup.
​Secara global, timbunan sampah makanan berpotensi besar merusak lingkungan akibat pelepasan gas metana di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Baca Juga:Investasi Jabar 2025 Tembus Rp296 T, Komisi III DPRD Warning Ketimpangan Jalur Selatan dan UtaraSinergi Baznas-Pemkab Kuningan, Jaga Tren Penurunan Kemiskinan Lewat Ketahanan Pangan Komunal
Melalui sinergi antara Edaran Bupati, eksekusi taktis DKPP, dan kepatuhan dunia pendidikan, Kabupaten Cirebon kini memimpin langkah lokal untuk berdampak global: menyelamatkan pangan, menjaga bumi, dan mendidik generasi masa depan yang lebih bertanggung jawab.(*)
