Potensi Destinasi Edukasi yang Menanti Kepedulian
Di luar nilai akademisnya, Situs Batu Tulis Huludayeuh kini berdiri sebagai ruang publik yang inklusif. Situs ini terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya. Edi selaku juru kunci mengaku sangat berharap agar generasi muda, pelajar, dan mahasiswa mau meluangkan waktu datang ke lokasi ini.
”Kalau ada kunjungan, saya senang sekali. Pernah juga ada sekolah datang ke sini,” ungkap Edi dengan nada optimis.
Ia melihat situs ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi edukasi sejarah dan budaya berbasis alam di Kabupaten Cirebon.Menghadapi gempuran digitalisasi, Edi menitipkan pesan mendalam agar generasi penerus tidak melupakan akar sejarah daerahnya.
Baca Juga:Jemput Spirit Pajajaran: Mahkota Binokasih 'Pulang' ke Bogor, Simbol Kebangkitan Identitas Sunda 2026Revolusi Wajah Cirebon, KDM Restorasi 4 Keraton demi Hidupkan Kembali Marwah Tatar Sunda
”Harus mau berkunjung, supaya tahu sejarah dan ikut melestarikannya. Jangan sampai jejak penting ini hilang ditelan zaman,” pungkasnya.(*)
