1. Skema Joint Venture & Local Assembly: Perakitan lokal alat berat, kendaraan komersial, dan mesin pertanian di Indonesia.
2. Transfer Teknologi: Modernisasi sektor agrikultur berbasis teknologi manufaktur digital Belarus.
3. Peningkatan Ekspor Komoditas: Menggenjot pengiriman karet alami, kakao, kopi, produk perikanan, serta produk manufaktur siap pakai ke kawasan EAEU.
Dalam kunjungan kerja ini, Menko Airlangga didampingi oleh jajaran pejabat penting, antara lain Duta Besar RI Moskow Jose Antonio Morato Tavares, Sesmenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Asdep Kerja Sama Ekonomi Bilateral Irwan Sinaga, Direktur Eropa II Kementerian Luar Negeri Punjul Setya Nugraha, serta perwakilan dari KADIN Indonesia dan APINDO.
Baca Juga:Tak Cuma Modal, Menko Airlangga: UMKM Harus "Melek Risiko" Digital demi Kesejahteraan NyataEkonomi Indonesia Kebal Guncangan? Strategi 'Shock Absorber' Prabowo-Airlangga di Tengah Perang AS-Israel-Iran
Sinergi erat Jakarta-Minsk ini diprediksi menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tangguh di tengah ketidakpastian geopolitik global.(*)
