CIREBONINSIDER.COM – Kemenangan dramatis 3-2 PERSIB atas Bali United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (12/4/2026), menjadi bukti nyata ketangguhan mental Pangeran Biru.
Meski dipaksa bermain dengan 10 orang sejak pertengahan laga, skuat asuhan Bojan Hodak sukses mengamankan poin krusial dalam perburuan gelar Super League 2025/26.
​Ujian Nyali Sang Kapten di GBLA
​Kapten PERSIB, Marc Klok, mengakui bahwa menundukkan Bali United dengan kekurangan jumlah pemain adalah perjuangan ekstra berat.
Baca Juga:Drama 10 Pemain di GBLA: Persib Bungkam Bali United 3-2, Jaga Takhta dari Kejaran Borneo FCEfisiensi Taktis Bojan Hodak: Persib Libas Semen Padang 2-0 di Tengah Guyuran Hujan
Kartu merah yang diterima Patricio Matricardi sempat mengubah peta taktik, memaksa lini tengah bekerja dua kali lipat demi membendung efektivitas serangan Serdadu Tridatu.
​”Dalam momen ini, kami harus bertahan habis-habisan. Pertandingan sangat tidak mudah karena Bali United bermain sangat bagus,” ungkap Klok.
​Gelandang bernomor punggung 23 tersebut menambahkan, keberhasilan memaksimalkan situasi bola mati (set piece) menjadi penyelamat sekaligus memberikan napas baru bagi tim. Strategi ini terbukti ampuh mengunci keunggulan di tengah tekanan fisik yang menguras energi.
​Misi Sejarah Teja Paku Alam: Melampaui Yoo Jae-hoon
​Di balik kemenangan kolektif, sorotan tajam tertuju pada Teja Paku Alam. Penjaga gawang utama PERSIB ini sedang berada di ambang sejarah besar untuk melampaui rekor 17 clean sheet milik legenda Persipura, Yoo Jae-hoon, yang bertahan sejak 2013. Hingga pekan ke-27, Teja telah mengoleksi 16 laga nirbobol.
​Meski gawangnya terkoyak dua kali oleh Bali United, Teja menunjukkan profesionalisme tinggi dengan menempatkan kepentingan tim di atas statistik pribadi.
​”Yang penting kemenangan dulu. Saya ingin membawa tim ini meraih hattrick juara beruntun,” tegas Teja. Dengan tujuh pertandingan tersisa, peluang Teja mengukir sejarah baru di sepak bola Indonesia terbuka lebar.
​Big Match Kontra Arema FC: Info Tiket Early Bird
​Eforia kemenangan atas Bali United kini dialihkan menuju persiapan laga pekan ke-29. PERSIB dijadwalkan menjamu Arema FC pada Jumat, 24 April 2026 pukul 15.30 WIB di GBLA.
Baca Juga:Dwigol Ramon Tanque di Agus Salim: Persib Bungkam Semen Padang, Kokoh di Puncak Klasemen!Drama VAR dan 'Aksi Tutup Mulut' Bojan Hodak: PERSIB Curi Satu Poin di GBT
Sebagai pemuncak klasemen dengan 64 poin, Maung Bandung mewaspadai misi balas dendam Singo Edan. ​Manajemen PERSIB bergerak taktis dengan membuka penjualan tiket Early Bird melalui PERSIB App mulai 14 hingga 16 April 2026.
