Sains di Balik Program MBG: BGN Gandeng Korea Kembangkan Inovasi Pangan Berkelanjutan

Smart-Greenhouse-BRIN-Cibinong
Fasilitas Smart Greenhouse BRIN Cibinong hasil kolaborasi dengan KIST Korea untuk riset bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto: Humas BGN

CIREBONINSIDER.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) mulai memperkuat fondasi teknologi guna memastikan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah strategis ini ditempuh dengan mengintegrasikan riset mutakhir internasional ke dalam rantai pasok pangan nasional.

​Salah satu fokus utamanya adalah pemanfaatan fasilitas Smart Greenhouse milik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang dikembangkan bersama Korea Selatan.

Baca Juga:Viral 70 Ribu Motor BGN Ternyata Hoaks, Dadan Hindayana Ungkap Fakta Armada MBG untuk DaerahGandeng Komdigi, Badan Gizi Nasional Pasang ‘Radar Krisis’ Digital Pantau Program MBG

Kunjungan BGN ke Kawasan Sains dan Teknologi (KST) Soekarno, Cibinong pada Selasa (14/4), mempertegas bahwa kedaulatan gizi Indonesia kini harus berbasis pada sistem pangan yang presisi serta adaptif terhadap tantangan iklim global.

​Sinergi Global untuk Kemandirian Lokal

​Fasilitas Smart Greenhouse ini bukan sekadar infrastruktur riset biasa, melainkan hasil kolaborasi antara BRIN dengan Korea Institute of Science and Technology (KIST) – Gangneung Institute of Natural Products.

Sinergi ini dirancang untuk mempercepat transfer teknologi pertanian cerdas (smart farming) ke tanah air.

​Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, mengungkapkan bahwa dukungan global sangat krusial dalam menciptakan solusi pangan yang berdampak masif.

​”Kolaborasi dengan mitra internasional seperti KIST membuktikan bahwa riset membutuhkan sinergi lintas negara agar hasilnya nyata dirasakan masyarakat,” tutur Hida saat meninjau fasilitas tersebut.

​Menjamin Standar Gizi Program MBG

​Salah satu tantangan terbesar program prioritas pemerintah saat ini adalah konsistensi stok bahan pangan yang aman dan bernutrisi tinggi.

Teknologi rumah kaca pintar menawarkan kontrol penuh terhadap proses produksi, sehingga kualitas nutrisi dan stabilitas panen dapat terjaga sepanjang tahun tanpa terpengaruh cuaca.

Baca Juga:Bukan Sekadar Makan Gratis, BGN Ungkap Strategi Komunikasi Humanis untuk Kawal Program MBGPasca Banjir Cisanggarung: Wabup Kuningan Sidak Dapur MBG dan Percepat Logistik di Karangsari

​Hida menegaskan bahwa hasil riset ini tidak boleh hanya tertahan di laboratorium. BGN berkomitmen menjadi “jembatan” agar inovasi teknologi ini masuk ke dalam kebijakan publik serta memperkuat rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis.

​”Inovasi ini punya potensi besar mendukung bahan baku MBG. Dengan sistem yang terkendali, kita memastikan pangan yang dihasilkan jauh lebih efisien dan tangguh terhadap perubahan lingkungan,” jelasnya.

​Digitalisasi Pangan: Masa Depan Gizi Nasional

​Integrasi antara sains dan kebijakan publik menjadi fondasi utama dalam membangun kedaulatan pangan yang berkelanjutan.

0 Komentar