DPRD Cirebon Gebrak Mutu Pendidikan, Komisi I–IV Rapatkan Barisan

DPRD Cirebon Gebrak Mutu Pendidikan, Komisi I–IV Rapatkan Barisan
Ketua DPRD Sophi Zulfia dan Wakil Ketua Raden Hasan Basori memimpin rapat gabungan Komisi I-IV DPRD Kabupaten Cirebon untuk peningkatan kualitas pendidikan. Foto: Doc. DPRD Kabupaten Cirebon

CIREBONINSIDER.COM — Peta jalan pendidikan Kabupaten Cirebon memasuki babak krusial. Pimpinan DPRD Kabupaten Cirebon memimpin langsung konsolidasi besar lintas komisi demi merombak total kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal.

​Langkah taktis ini digeber melalui rapat gabungan Komisi I hingga Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon. Dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sophi Zulfia bersama Wakil Ketua Raden Hasan Basori, forum strategis ini membedah akar persoalan pendidikan dari hulu hingga hilir.

​DPRD menegaskan, sektor pendidikan tidak boleh berjalan setengah-setengah. Perbaikan mutu harus menyentuh pemerataan akses, ketersediaan fasilitas, hingga jaminan keamanan lingkungan belajar bagi setiap anak di Cirebon.

Baca Juga:Bukan Bantuan Pemerintah, Pendidikan Gratis di Jabar Ternyata Dibiayai Keringat Pembayar PajakMengawal 179 Ribu Ibu-Anak, Bidan Indramayu Bebas Hambatan Lanjut Pendidikan

​Investasi Jangka Panjang tanpa Kompromi

​Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, mematok pendidikan sebagai fondasi utama kemajuan daerah. Menurutnya, masa depan Cirebon sangat bergantung pada kualitas generasi hari ini.

​Sophi menekankan, penyelesaian problem pendidikan menuntut orkestrasi lintas sektor. Pemerintah daerah, legislatif, satuan pendidikan, hingga masyarakat harus bergerak dalam satu frekuensi.

​“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan Kabupaten Cirebon. Kita ingin memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas,” tegas Sophi.

​Pendekatan ini menuntut perencanaan anggaran yang presisi serta pengawasan ketat. Kebijakan yang lahir di atas kertas wajib berbasis data riil di lapangan agar tidak salah sasaran.

​Kekuatan Lintas Komisi: Merajut Solusi Tanpa Sekat

​Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Raden Hasan Basori, menyoroti pentingnya peleburan fungsi pengawasan lewat rapat gabungan lintas komisi. Persoalan pendidikan terbukti memiliki irisan kuat dengan berbagai aspek sosial dan ekonomi daerah.

​Melalui pelibatan Komisi I sampai Komisi IV, setiap sudut tantangan dikuliti secara objektif. Fokus utamanya mencakup pemerataan akses agar tidak ada anak Cirebon yang terisolasi dari hak belajar akibat hambatan geografis atau ekonomi.

Selain itu, peningkatan mutu pembelajaran didorong melalui penguatan kompetensi guru dan modernisasi sarana prasarana sekolah yang kondusif, serta memastikan eksekusi anggaran benar-benar selaras dengan realitas objektif di satuan pendidikan.

0 Komentar