Bukan Katering Mewah, Kemendes Dorong Dapur Komunal untuk Makan Gratis Anak Papua

Ilustrasi-program-MBG-Papua
Ilustrasi aktivitas memasak bahan pangan lokal oleh komunitas ibu-ibu untuk program Makan Bergizi Gratis di pedalaman Papua. Foto: Ilustrasi/AI 

​Pertama, kemandirian gizi anak terjamin. Anak-anak pedalaman mendapatkan makanan segar dan kaya nutrisi setiap hari tanpa bergantung pada pasokan luar daerah.

​Kedua, transfer pengetahuan gizi. Ibu-ibu desa menjadi makin paham cara mengolah bahan lokal menjadi sajian sehat untuk keluarga.

​Ketiga, perputaran ekonomi lokal. Bahan baku dibeli langsung dari petani dan nelayan sekitar. Alhasil, anggaran negara tak menguap keluar, melainkan berputar menghidupkan ekonomi warga desa.

Baca Juga:Purbaya Dipecat via Telepon: Kalah Akses, Drama 4 Hari, dan Beban Anggaran MBGUji Organoleptik dan 8 Kebiasaan Baik, Peran Kunci Guru Cegah Keracunan MBG di Sekolah

​Ujian Realisasi di Daerah 3T

​Mengubah gizi anak-anak di pelosok negeri tak cukup dengan instruksi di atas kertas.

​Inisiatif dapur komunal membuktikan satu hal penting: keberhasilan program nasional di wilayah 3T sangat ditentukan oleh fleksibilitas strategi serta keberanian memercayai kekuatan masyarakat lokal.(*)

0 Komentar