​Gebrakan Bank BSN di Tambakberas, Incar Ekosistem Raksasa Pesantren Jombang

Bank-Syariah-Nasional
Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor (tengah) bersama pengurus Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas (kiri) dan jajaran, berpose mempromosikan aplikasi Bale Syariah setelah peresmian sinergi strategis digitalisasi ekosistem pesantren di Jombang. Foto: Istimewa/ Doc Bank BSN/ Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang.

​Modal Nekat? Tidak, Kinerja Sedang On Fire

​Langkah agresif Bank BSN menembus pasar pesantren ini bertepatan dengan momen Milad ke-1 pasca-transformasi dari BTN Syariah. Modal finansial yang mereka kantongi tergolong sangat tebal.

​Per akhir Juli 2026, perseroan berhasil mengumpulkan aset jumbo senilai Rp81,1 triliun. Fungsi intermediasi berjalan kencang dengan penyaluran pembiayaan menembus Rp62 triliun, didukung perolehan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp64,1 triliun.

​Kinerja solid tersebut bermuara pada perolehan laba bersih yang melesat hingga Rp643,6 miliar. Keuangan yang sehat ini menjadi bahan bakar utama Bank BSN untuk berekspansi ke sektor riil daerah.

Baca Juga:Jelang Muktamar Ke-35 NU Jombang, Cirebon Dorong Putra Daerah Jadi Rois Am​Lompatan Zakat Digital, Bank BSN dan BAZNAS Integrasikan Bale Syariah

​Bale Syariah Jadi Senjata Utama

​Infrastruktur fisik saja tidak cukup. Bank BSN mengandalkan platform digital Bale Syariah untuk mengikat para nasabah baru di ekosistem pesantren.

​Aplikasi ini telah menggaet lebih dari 225 ribu pengguna aktif. Fiturnya dirancang komplet untuk kebutuhan harian: mulai dari transfer antarbank, pembayaran tagihan, transaksi QRIS, zakat, infak, sedekah, hingga top-up Kartu Multi Trip (KMT) KAI Commuter.

​Sinergi Bank BSN dan Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas ini diproyeksikan menjadi blueprint baru. Jika berhasil, pola ini siap direplikasi ke ribuan pesantren lain di seluruh Indonesia.(*)

0 Komentar