​Cek Menu Sekolah Anak Real-Time, BGN Buka Portal 'Radar MBG' untuk Orang Tua

Portal-Radar-MBG
Infografis portal Radar MBG menampilkan menu dan kandungan gizi Makan Bergizi Gratis di ponsel. Foto: Ilustrasi/AI

CIREBONINSIDER.COM -​ Orang tua kini tidak perlu menebak-nebak menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disantap anak di sekolah. Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menyiapkan portal digital Radar MBG. Platform ini membuka transparansi total, mulai dari sajian piring harian hingga akuntabilitas dapur penyedia.

​Melalui portal ini, publik—khususnya orang tua, guru, dan pemerintah daerah—bisa memantau pelaksanaan program secara real-time. Langkah ini mengubah pola pengawasan MBG dari sistem searah menjadi kontrol publik berbasis data digital.

​Apa Saja yang Bisa Dipantau di Radar MBG?

​Portal ini dirancang ringkas dan informatif agar mudah diakses langsung dari layar ponsel. Pengguna cukup mengetik nama sekolah untuk melihat rincian penyajian harian secara transparan.

Baca Juga:Ratusan Siswa Karo Keracunan MBG, Kepala BGN Murka: Suspend Dapur dan Ancam Pemecatan ASN​Alarm Keamanan Pangan Sekolah, Mengapa Guru Wajib Jadi 'Pencicip' Makanan Bergizi Gratis?

– ​Foto Riil Makanan: Sajian visual piring makanan yang benar-benar diterima siswa setiap harinya.

– ​Rincian Nutrisi: Breakdown kandungan gizi secara mendetail, mulai dari kalori, protein, hingga mikronutrien.

– ​Lacak Dapur SPPG: Identitas lengkap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memproduksi makanan.

– ​Rekam Kepatuhan: Status pembaruan laporan harian dari dapur produksi yang bersangkutan.

​Digitalisasi Dapur MBG dan Pengawasan Publik

​BGN mencatat sekitar 85 persen SPPG telah mengintegrasikan sistem pelaporan digital. Ke depan, seluruh dapur produksi wajib mengunggah foto makanan dan data nutrisi sebelum bantuan didistribusikan ke sekolah.

​”Kalau gambar belum muncul di portal, artinya SPPG terkait belum mengunggah laporan. Kami mewajibkan seluruh dapur melapor secara digital tanpa terkecuali,” tegas Kepala BGN, Sudaryono.

​Sistem data terbuka ini menempatkan masyarakat sebagai pengawas utama di lapangan. Jika porsi makanan di piring siswa tidak sesuai dengan data di layar ponsel, orang tua dan dinas terkait bisa langsung memberikan masukan terukur.

Baca Juga:​Siasat Ekstrem BGN, Pejabat Eselon 'Dibuang' ke Daerah Kawal Makan Bergizi Gratis​Pertaruhan Uang Rakyat di Program Gizi, Pimpinan BGN Turun Gunung Terima LHP LKKL dari BPK

​Tiga Dampak Utama Keterbukaan Radar MBG

​Integrasi data publik ini membawa perubahan signifikan dalam tata kelola program bantuan pangan nasional.

Pertama, ​Keamanan Pangan Terjaga: Meminimalkan potensi penyimpangan standar gizi dan kualitas bahan pangan di lapangan.

Kedua, ​Dapur SPPG Lebih Disiplin: Mendorong pengelola dapur umum bekerja secara profesional, higienis, dan tepat waktu.

0 Komentar