– Peningkatan Populasi Sapi Perah: Mendorong kemitraan modal dan pakan berkualitas tinggi.
– Modernisasi Teknologi Perahan: Memastikan kualitas grade susu segar memenuhi standar industri olahan.
– Insentif Kemitraan: Menghubungkan peternak rakyat (smallholders) langsung dengan industri pengolahan susu (IPS) tanpa rantai tengkulak yang merugikan.
Baca Juga:Menilik "Doa Ibu", Sapi 1 Ton Milik Presiden Prabowo di Cirebon dan Aturan Ketat SKKH Iduladha 2026Persib Hattrick Juara Super League: KDM Beri Bonus Rp1 M dari Hasil Sapi, GBLA Bakal Punya Museum!
Tanpa pembenahan di tingkat hulu, ketimpangan pasokan ini akan terus diisi oleh produk impor. Sebaliknya, bagi pelaku usaha yang siap masuk ke rantai pasok susu segar, pasar domestik siap menyerap hasil produksi secara maksimal.(*)
