BUMD dituntut berubah. Bukan lagi sekadar penyedot modal APBD, melainkan mesin pencetak uang yang sehat.
PT BWI kini memproyeksikan enam unit usaha barunya sanggup menyumbang PAD Rp3 hingga 4 miliar per tahun. Langkah ini diharapkan membawa dampak langsung bagi kas daerah.
Sementara itu, Perumda Tirta Darma Ayu kena semprot Banggar. BUMD air minum ini didesak segera meremajakan water meter pelanggan yang rusak. Langkah ini krusial untuk menekan tingkat kebocoran air, menjamin keadilan tagihan pelanggan, sekaligus menutup potensi pendapatan yang menguap.
Baca Juga:Pesan Menohok dari Pesisir Indramayu: Jika Mangrove Runtuh, Daratan Pantura Tinggal CeritaBukan Padamkan Api, Damkar Indramayu Pakai Selang Bertekanan Tinggi Selamatkan Sawah dari Kekeringan
Di sisi lain, Bank BJB diharapkan memperkuat keberpihakan pembiayaan bagi pelaku usaha lokal sekaligus memaksimalkan dividen daerah.
Ujian Nyata KUA-PPAS 2027
Penyusunan KUA-PPAS 2027 kini menjadi pertaruhan reputasi Pemkab Indramayu. Pemerintah daerah diuji untuk bersikap cerdik di tengah keterbatasan.
DPRD Indramayu memastikan bakal mengawal ketat setiap rupiah dalam APBD 2027. Anggaran daerah harus berpihak penuh pada pemenuhan hak publik, bukan habis untuk rutinitas birokrasi semata.(*)
