​Presiden Prabowo Umumkan Jadwal Peluncuran Solar B50 Berbasis Sawit di PENAS XVII Gorontalo

Presiden-Prabowo-Subianto
Pidato Presiden Prabowo Subianto menegaskan peluncuran bahan bakar biodiesel B50 pada Puncak PENAS XVII 2026 di Gorontalo. Foto: Istimewa/ Doc. Setkab RI ​

​Mengunci Kesejahteraan Petani di Sektor Hulu

​Dampak domino dari peluncuran B50 ini dipastikan merembes hingga ke tingkat pekebun kelapa sawit swadaya dan masyarakat pedesaan. Peningkatan serapan CPO domestik untuk kebutuhan energi secara otomatis akan menstabilkan harga Tandan Buah Segar (TBS) di tingkat petani, sekaligus melindunginya dari risiko volatilitas pasar global.

​Strategi penguatan kedaulatan energi ini berjalan selaras dengan upaya pemerintah dalam merapikan seluruh tata kelola industri dari hulu ke hilir. Langkah ini melibatkan penataan rantai produksi melalui tiga pilar eksekusi yang nyata:

– ​Optimasi Serapan Domestik: Menjamin pasar yang pasti bagi para petani sawit lokal melalui mandat pencampuran biodiesel yang konsisten dan terserap industri dalam negeri.

Baca Juga:Ketuk Palu! Mandatori B50 Berlaku 1 Juli, Mesin Kendaraan Diesel Aman atau Malah Rentan?Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional 2026: Sinyal Kuat Stop Impor Solar via B50!

– ​Kemandirian Finansial Negara: Mengalihkan alokasi anggaran yang semula digunakan untuk membeli solar impor menjadi stimulus pembangunan infrastruktur energi terbarukan di dalam negeri.

– ​Ketahanan Multi-Sektor: Membangun landasan pertahanan negara yang kuat, di mana sektor pangan dan energi mampu saling mendukung dan tidak mudah rapuh menghadapi krisis global.

​Menutup pemaparannya, Presiden menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen bangsa yang terus mengawal roda pembangunan nasional, termasuk para petani dan buruh perkebunan yang menjadi garda terdepan pengadaan bahan baku B50.

Persatuan seluruh elemen ini diyakini menjadi modal utama untuk membawa Indonesia melompat maju menjadi negara mandiri.(*)

0 Komentar