“Ini panggung besar untuk mereka belajar. Kami berharap di Zona Provinsi nanti, anak-anak bisa memberikan yang terbaik untuk nama baik Kabupaten Cirebon,” tambahnya.
Fenomena lolosnya Garuda Jaya menjadi bukti bahwa talenta sepak bola dari pelosok desa di Kabupaten Cirebon memiliki potensi kompetitif yang tinggi jika diberikan ruang kompetisi yang sehat dan berjenjang. Kini, publik sepak bola Cirebon menanti kejutan berikutnya dari pasukan “Kopral” di pesisir Pangandaran.(*)
