CIREBONINSIDER.COM – Timnas Indonesia U19 sukses membuka keunggulan sementara pada laga perdana Grup A ASEAN U19 Boys Championship 2026 (Piala AFF U19).
Bersua Myanmar U19 di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Senin (1/6/2026) malam WIB, skuad Garuda Nusantara memimpin 1-0 di babak pertama berkat gol tunggal Arkhan Kaka.
​Laga ini sekaligus menjadi pembuktian awal bagi Nova Arianto sebagai pelatih kepala di level U19. Memikul beban berat untuk mempertahankan gelar juara, mantan bek tangguh Timnas Indonesia ini langsung diuji oleh permainan disiplin dan militan dari skuad Myanmar.
Baca Juga:Skenario Horor Regulasi Baru AFC: Nova Arianto Pasang Target Mati Timnas Indonesia U20 di Grup HDominasi 71 Persen Berujung Pilu, Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026
​Perubahan Taktik Jenius Nova Arianto
​Sejak menit awal, Arkhan Kaka dan kolega langsung mengambil inisiatif menekan. Namun, Myanmar memberikan perlawanan sengit lewat skema counter attack cepat yang beberapa kali sempat merepotkan lini pertahanan Indonesia.
​Melihat aliran bola yang sempat buntu, Nova Arianto menunjukkan kejeliannya dengan melakukan pergantian pemain lebih awal. Zidan ditarik keluar dan digantikan oleh Isfandar untuk menyegarkan daya gedor dari sektor sayap.
​Keputusan ini berbuah manis. Masuknya Isfandar membuat pola serangan Timnas U19 menjadi lebih dinamis, terstruktur, dan kreatif.
Hasilnya, pada menit ke-38, Arkhan Kaka berhasil menjebol gawang Myanmar memanfaatkan momentum serangan yang tertata rapi. Papan skor berubah 1-0 untuk keunggulan Indonesia.
​Dramatis di Pengujung Babak Pertama
​Menjelang turun minum, tensi pertandingan meninggi. Pada menit ke-42, Myanmar mendapatkan peluang emas melalui eksekusi tendangan bebas tepat di depan kotak penalti Indonesia setelah terjadinya pelanggaran fisik.
Beruntung bagi Indonesia, sepakan melengkung pemain lawan masih melambung tipis di atas mistar gawang.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda turun minum, skor 1-0 tetap bertahan untuk keunggulan Timnas Indonesia U19.
Baca Juga:Erick Thohir Ingatkan Timnas Indonesia: Bungkam St Kitts Baru Awal, Ujian Sesungguhnya Lawan Bulgaria!Debut Magis John Herdman: Timnas Indonesia Hancurkan Saint Kitts 4-0, Eksperimen Taktis Berbuah Manis
​Sebelum laga, pengamat sepak bola asal Malaysia, Raja Isa Raja Akram Syah, sempat menyoroti tantangan besar Nova Arianto dalam menyatukan chemistry antara alumni Timnas U17 dengan wajah-wajah baru di skuad U19 ini. Menilik performa di babak pertama, racikan disiplin dan permainan spartan khas Nova tampaknya mulai terbentuk nyata di lapangan.
