Drama Head to Head Antar Persib Bandung Raih Gelar Ke-10, Intip Daftar Lengkap Pemain Terbaik Musim Ini

Persib-Bandung-Juara-Liga-1
Pawai juara PERSIB Bandung di Kota Bandung, merayakan \'Panca Takhta\' atau gelar kelima kompetisi profesional dan hattrick juara di atas bus terbuka. Foto: Tangkapan layar Facebook Persib

Fenomena ini memberikan edukasi menarik bagi pencinta sepak bola bahwa konsistensi individu tidak selalu linear dengan trofi tim.

​Gelar pemain terbaik (Best Player) jatuh ke tangan legiun asing Pesut Etam, Mariano Peralta. Pemain asal Argentina ini mencatatkan statistik mengerikan dengan tampil penuh di 34 laga, mengemas 20 gol dan 14 assists.

Rekan setimnya, Nadeo Arga Winata, menyabet gelar Best Goalkeeper berkat 130 penyelamatan krusial dan 12 kali clean sheets. Atas kedisiplinan dan sportivitas sepanjang musim, Borneo FC juga didapuk sebagai tim Fair Play.

Baca Juga:Sejarah Baru GBLA! Persib Bandung Kunci Gelar Hattrick Juara Liga 1 Usai Redam Persijap​El Clasico Terusir ke Borneo, Persib Tatap Mahkota Juara di Tengah "Luka" Kandang Persija

​Sementara itu, trofi sepatu emas (Top Scorer) musim ini resmi menjadi milik predator haus gol Malut United FC, David da Silva, yang sukses menggelontorkan 23 gol.

Untuk kategori daun muda, talenta Persija Jakarta, Dony Tri Pamungkas (21 tahun), dinobatkan sebagai Best Young Player setelah dipercaya tampil dalam 26 laga bergengsi.

​Adapun penghargaan gol terbaik (Best Goal) diraih oleh Muhammad Iqbal (PSIM Yogyakarta) lewat aksi sepakan salto spektakuler ke gawang Madura United pada laga pekan ke-33 yang lalu.

​Bandung Membiru: Romansa Sejarah Sejak 1937

​Sehari setelah pesta di lapangan hijau, Minggu (24/5/2026) pagi, Kota Bandung langsung lumpuh berbalut warna biru. Tradisi pawai juara yang mengakar kuat sejak tahun 1937 kembali dihidupkan dengan skala yang jauh lebih masif dan tertata.

​Berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, serta deretan sponsor utama seperti Indofood, Kopi ABC, vivo, hingga Kelme, konvoi dimulai dari halaman belakang Gedung Sate sejak pukul 08.30 WIB.

Seluruh punggawa tim, jajaran direksi PT PERSIB Bandung Bermartabat, hingga pejabat daerah larut bersama jutaan Bobotoh saalam dunya. ​Rute jalan mulai dari Jalan Banda, L.L.R.E Martadina (Riau), Merdeka, Perintis Kemerdekaan, Lembong, Veteran, hingga Simpang Lima dipadati oleh lautan manusia.

Puncaknya terjadi di sekitar Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Asia-Afrika. Masyarakat dari berbagai pelosok kota berduyun-duyun mengibarkan bendera, menyalakan suar (flare), dan menggemakan yel-yel kejayaan.

Baca Juga:Babak I Sengit di GBLA: Ardiansyah Tampil ‘Kesurupan’, Tahan Ambisi Sejarah Persib BandungBojan Hodak Ngamuk soal Konvoi: Persib Belum Juara, Persijap Punya Senjata Perusak Hattrick!

​Menanggapi euforia luar biasa yang sempat menimbulkan kemacetan di beberapa titik nadi kota, pihak manajemen melalui Head of Communication PERSIB mengapresiasi tinggi kesabaran warga.

0 Komentar