Said Didu: Swasembada Era Mentan Amran Nyata, Bukan Halusinasi! Mafia Pangan 'Mati Kutu' dengan Satu Data

Said Didu: Swasembada Era Mentan Amran Nyata, Bukan Halusinasi! Mafia Pangan 'Mati Kutu' dengan Satu Data
Said Didu sampaikan dukungan terhadap langkah Mentan Amran memberantas mafia pangan melalui sinkronisasi data dalam dialog di Surabaya, Rabu (13/5/2026). Baginya, swasembada saat ini adalah realitas nyata di lapangan. Foto: Humas Kementan RI

– ​Logika Produksi: Mempercepat masa tanam berarti meningkatkan frekuensi panen dalam setahun.

– ​Implementasi: Pompanisasi menjadi solusi cerdas untuk mengairi lahan tadah hujan, sehingga petani bisa menanam tanpa harus menunggu musim penghujan tiba.​Pangan Aman, Negara Aman

Menutup dialog, Said Didu mengingatkan bahwa di tengah eskalasi geopolitik global yang kian memanas, ketahanan pangan adalah variabel penentu stabilitas negara.

Baca Juga:Pangkas Target 4 Tahun Jadi 1,5 Tahun, Mentan Amran Buktikan Ketahanan Pangan RI Bukan Sekadar AngkaDunia di Ambang Kelaparan Akut, Mentan Amran: Swasembada Harga Mati, Kita Putar Dunia!

Langkah pemerintah menjadikan pangan sebagai prioritas utama dinilai sebagai strategi pertahanan yang sangat krusial.

​”Kalau pangan aman, negara aman. Indonesia sejahtera dan petani tertawa. Ini adalah kebijakan nyata yang langka dan harus kita kawal bersama,” pungkas Said Didu dengan nada optimis.(*)

0 Komentar